Lestarikan Budaya Sunda - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Lestarikan Budaya Sunda

Lestarikan Budaya Sunda

Written By Admin Raka on Sabtu, 16 Desember 2017 | 18.30.00

Bentuk Komunitas Silat di Sekolah

KUTAWALUYA, RAKA- Sering ikut pentas bersama grup topeng profesional Topeng Baskom, Darji, pelajar kelas 12 TP 3 SMK Ristek Karawang bersama Cahya Komara, mencetuskan komunitas silat di sekolahnya. Hal tersebut ia lakukan, agar budaya Sunda bisa tetap bertahan di tengah gencarnya serangan modernisme yang sering dijadikan alasan anak muda dalam bertindak negatif.
Menurut Darji, silat harus tetap dilestarikan dan banyak di pertontonkan di depan teman-temannya. Dirinya pun berinisatif dan meminta kepada koordinator komunitas dan ekstrakurikuler sekolah agar komunitas silat menjadi bagian dari daftar komunitas sekolah. "Saya ingin budaya Sunda ini bisa tetap betahan, makanya saya ajukan kepada kordinator komunitas," katanya, kepada Radar Karawang, Jumat (15/12), setelah tampil membawa lakon bersama komunitasnya.
Dirinya mengaku sudah menggeluti seni Sunda, khususnya silat ini sejak kelas 1 SMP bersama grup Bekasi Gombang Jaya. Namun lebih memilih bergabung di topeng Baskom karena alasan jaraknya yang lebih dekat dengan sekolah. Selain menyukai kebudayaan dan ingin mempertahankannya di tengah-tengah serangan modernisme saat ini, faktor  orang tua yang juga seniman, menjadi alasannya untuk terus bisa bergelut di dunia seni. Di tambah dukungan dari pihak sekolah yang memberikannya tempat untuk di kembangkan.
Di tempat yang sama cahaya Komara, siswa kelas 12 TSM 1 mengatakan, dirinya memang bukan sebagai salah satu personil grup topeng Baskom, namun dengan hobi yang sama ia menilai, agar budaya Sunda, khususnya silat ini memang harus terus dilestarikan di bumi Karawang, agar anak muda tidak merasa kehilangan identitasnya. "Saya berdua sebagai pencetus lah, memotivasi siswa lain juga, agar mereka bisa ikut serta dalam komunitas kami," ucapnya.
Lebih lanjutnya, dirinya akan berusaha memanfaatkan kesempatan yang telah diberikan oleh pihak sekolah kepadanya beserta teman-temannya dengan terus aktif dan menjadi bagian dari komunitas silat. "Intiya, kitanya dulu yang harus bermanfaat, karena jangan memanfaatkan dan manfaat bagi orang lain," terangnya.
Hal senada dikatakan Komarudin, siswa kelas 12 TP 1, dirinya pun mengaku sering ikut tampil bersama topeng profesional yaitu topeng Sinar Pusaka Rama Cibadar. Dia mengaku bersyukur dengan adanya komunitas silat yang sekaligus memberikan kesempatan untuk menampilkan keahliannya sebagai pegiat seni Sunda tradisional. "Sinar Pusaka Rama itu masih kerabatnya Bah Pendul, dan inspirasi saya menggeluti dunia seni dari topeng Pendul," tandasnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template