Kritisi Kinerja Pemerintah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kritisi Kinerja Pemerintah

Kritisi Kinerja Pemerintah

Written By Angga Praditya on Senin, 25 Desember 2017 | 13.00.00

KARAWANG, RAKA - Tinggi warga pengidap penyakit HIV/Aids di Karawang. Fakta ini membuktikan kalau kinerja pemerintah daerah dalam penegakan perda perlu dikritisi, termasuk keberadaan para pemuka agama.
Hal itu diungkapkan anggota Komisi A DPRD Karawang Jajat Sudrajat, Jumat (22/12). "Penyelesaiaan mengenai HIV/AIDS harus dilakukan secara bersama-sama oleh semua unsur, baik dari sisi agama, budaya yang harus berperan terutama tokoh agama ustad, ulama untuk memberikan pendidikan agama yang lebih kuat karena ini ujung-ujungnya kembali menjadi masalah keimanan dan ketahanan keluarga," ungkapnya kepada Radar Karawang, Jumat (22/12).
Biar bagaimanapun meningkatkan ketahanan keimanan kalau bukan dari keluarga dan para tokoh itu akan sulit, sehingga baik pemerintah maupun pemuka agama harus berperan aktif menyikapi persoalan yang telah terjadi. "Menyikapi tingginya penderita HIV/AIDS peran Dinas Kesehatan terutama harus inten memantau orang-orang yang terjangkit dan memiliki resiko HIV/AIDS," ungkapnya.
Dikatakan Jajat, jika yang memiliki resiko tinggi HIV/AIDS bila dibiarkan begitu saja akan berpengaruh terhadap kesehariannya pengidap resiko tersebut. Maka peran pemerintahpun penting untuk menekan penyebarannya. "Harus betul-betul sinergis semua elemen. Semuanya perlu dan harus kerja keras, karena kalau pegidap HIV dibiarkan resiko ke yang lain itu ada dan dampaknya besar," pungkasnya.
Bahkan dengan majunya pertumbuhan ekonomi di kota pangkal perjuangan pemerintah dan masyarakat tidak boleh lengah dengan banyaknya perbuatn diluar tingkat kewajaran, Salah satunya dengan banyak bermunculannya tempat-tempat yang disalahgunakan seperti kos-kosan, kontrakan, SPA dan sejenisnya. "Pemerintah sudah punya perda K3 peran Satpol PP untuk terus melakukan monitoring, pengawasan sebagai penegak perda harus lebih ditingkatkan," ungkapnya.
Sebagai orang yang mengenal betul peran penting agama, Jajat ingatkan untuk tidak melakukan hal-hal yang diharamkan oleh agama seperti halnya melakukan seks bebas. "Harapan saya Karawang ini yang berdirinya dimotori pemuka agama Syekh Quro sudah jelas artinya memiliki nuansa religi tinggi, untukitu keimanan supaya terus dijaga bahkan kalau perlu buatkan wisata religi dan itu harus jadi prioritas kita," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. @Assalamualaikum senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman-teman disini, Awal mula saya ikut pesugihan, Karena usaha saya bangkrut dan saya di lilit hutang hingga 900jt membuat saya nekat melakukan pesugihan, hingga suatu waktu saya diberitahukan teman saya yang pernah mengikuti penarikan uang ghaib dengan AKI SOLEH JAFFAR menceritakan sosok
    AKI SOLEH JAFFAR, saya sudah mantap hati karena kesaksian teman saya, singkat cerita saya mengikuti saran dari pak.aki saya harus memilih penarikan dana ghaib 1 hari cair dengan tumbal hewan dan alhamdulillah keesokan harinya saya di telepon oleh pak aki bahwa ritualnya berhasil dana yang saya minta 3Milyar benar-benar masuk di rekening saya, sampai saat ini saya masih mimpi uang sebanyak itu bukan hanya melunaskan hutang ratusan juta bahkan mampu membangun ekonomi saya yang sebelumnya bangkrut, kini saya mempunyai usaha di jakarta dan surabaya yang lumayan besar, saya sangat bersykur kepada allah dan berterimakasih kepada pak.AKI SOLEH JAFFAR berkat beliau kini saya bangkit lagi dari keterpurukan. Jika ada teman-teman yang sedang mengalami kesulitan masalah ekonomi saya sarankan untuk menghubungi WhatsApp AKI SOLEH JAFFA stay hubungi di ini 085377783331 agar di berikan arahan Atau  KLIK DISINI





























    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template