Koalisi Kemerdekaan Bubar? - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Koalisi Kemerdekaan Bubar?

Koalisi Kemerdekaan Bubar?

Written By Angga Praditya on Selasa, 26 Desember 2017 | 11.15.00

PURWAKARTA,RAKA - Gerakan Koalisi Kemerdekaan akhir-akhir ini terkesan melempem jelang pembukaan pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta. Akibatnya, koalisi yang terdiri dari PPP, PKB dan Demokrat ini dikabarkan bubar. Pasalnya, hingga saat ini belum ada satu pun calon yang bakal diusung.
Namun, kabar bubarnya Koalisi Kemerdekaan ini dibantah Ketua DPC PPP Purwakarta Budi Sopani Muplih. Ia menegaskan, jika koalisi PPP bersama PKB dan Demokrat masih solid hingga saat ini. Bahkan, ketiga parpol tersebut kini tengah melakukan upaya sinkronisasi dengan DPW dan DPP di masing-masing partai. "Untuk PPP, PKB dan Demokrat, alhamdulillah masih solid. Kita sedang pematangan balonkada yang akan diusung dan sedang disinkronkan dengan DPW dan DPP masing-masing partai. Kalau pun, luar beredar berbagai isu perpecahan dan lain sebagainya, itu hoax saja yang diduga dilakukan pihak lain demi kepentingannya supaya kita saling curiga dan pecah koalisi. Politik belah bambu disinyalir digunakan pihak tertentu," ujar Budi, Senin (25/12).
Menurutnya, peta politik jelang Pilkada Purwakarta relatif lebih komplek jika bandingkan dengan kabupaten dan kota lain. Mayoritas para kandidat inginnya jadi calon bupati, jarang yang ingin maju jadi wakil bupati. "Dalam situasi seperti ini, kami berharap ada kesadaran dari semua figur yang mendaftar untuk bersama menanggalkan ego kelompok dan individu masing-masing jika memang ingin Purwakarta maju dan lebih baik lagi. Jika semua terjebak pada polarisasi sistemik pihak tertentu dan bertahan target masing-masing, maka stagnasi tidak bisa terelakan, dan isu perubahan yang selama ini terdengar di permukaan adalah hoax belaka," kata Budi.
Tak hanya Budi, hal yang sama dikemukakan oleh Ketua DPC Partai Demokrat Purwakarta, Toto Purwanto Sandy, menurutnya, kini Koalisi Kemerdekaan makin solid, Ia juga membantah terkait bubarnya koalis tersebut. "Kita lihat saja nanti, wong komunikasi kita makin intens. Saya tegaskan sekali lagi, Koalisi Kemerdekaan untuk Pilkada Purwakarta tidak pecah, dengan tiga partai kita sudah memenuhi persyaratan pencalonan bupati dan wakil bupati Purwakarta 2018. Ada 12 kursi, lebih dari cukup," ujar Anggota DPRD Provinsi Jabar itu.
Sementara, ditataran Pilgub Jabar, Partai Demokrat bersama PAN dan PKS telah resmi berkoalisi dan mengusung pasangan Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu. "Idealnya, koalisi Pilkada Purwakarta harus sama, tapi kan gak mungkin juga harus dipaksakan konten lokal dan peta koalisi Pilgub Jabar. Contoh seperti Purwakarta, PKS tidak memiliki kursi di parlemen. Sementara PAN hanya tiga kursi, jika digabung dengan kita masih kurang. Hal ini menjadi contoh kesulitan penyelarasan koalisi pilgub dan pilbup," ujar Toto. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template