Kelokan Sentul Berbahaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kelokan Sentul Berbahaya

Kelokan Sentul Berbahaya

Written By Admin Raka on Jumat, 22 Desember 2017 | 16.30.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Kelokan Jalan Syekh Quro dari arah Cilamaya menunju Telagasari tepat di Dusun Sentul RT 05/04, Desa Pulojaya, Kecamatan Lemahabang, berbahaya dilintasi. Bagian jalan berbelok yang sempat amblas dan diturap dengan penahan tanah merah itu mengalami retak sepanjang belasan meter dan lubang.
"Sudah belasan jumlahnya pengendara motor yang jadi motor gara-gara jalan retak dan berlubang di kelokan Sentul itu. Makanya Pemkab langsung memperbaikinya, dan sekarang kelokan itu kembali retak dan berbahaya untuk dilintasim," tandas Sekretaris Desa Pulojaya Mahmud, Kamis (21/12). 
Sebelumnya, terang Mahmud, dilakukan penurapan dan perbaikan jalan dengan menggunakan lima truk tanah merah. Itu dilakukan karena kondisi badan jalan dimana dibawahnya
terdapat aliran air melalui gorong-gorong, sehingga proses pengarungan tanahnya juga sengaja ditebalkan. "Belum setahun diturap dan diberi tanah, jalanan sudah kembali retak sepanjang 15 meteran. Kita berharap agar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali untuk memperbaikinya," ucapnya.
Untuk mengantispasi longsor dan amblas, pihak pemerintah desa sudah mengajukan kembali perbaikannya. Hanya saja, sebut Mahmud,  memperbaiki jalanan sentul tidak cukup menghotmik atau cor di bagian atas jalan saja, lantaran harus dibongkar ulang dibawahnya karena air yang mengalirnya itu sudah kritis dan perlu gorong-gorong yang lebih kuat.
Saat ini pihak sudah melakukan upaya meminimalkan tingkat kecelakaan. Namun sifatnya hanya sementara. Karenanya jika tidak segera dilakukan perbaikan permanen dikhawatirkan akan semakin banyak pengendara motor yang celakan. Memang laporan kecelakaan masih jarang tapi jika jalanan amblas miring ke kiri, tidak menutup kemungkinan,  kecelakaan akan lebih sering terjadi.  "Kalau diperbaiki, ya harus dibongkar total dibawah jalannhya karena ada irigasi didalamya dan gorong-gorongnya dikokohkan. Kalau tidak kondisi jalannya tidak akan kuat dan akan retak lagi begitu selesai diperbaiki," ucapnya. 
Lebih jauh Mahmud menambahkan, Kelokam Sentul dimintanya segera ada perbaikan yang optimal, jangan sampai menunggu amblas lebih parah. Karena, meskipun kelokan, jalur itu jadi jalur hidup, sebab dibawahnya ada jalanan desa dan naik ke atas jadi pertigaan, di samping pinggiran jalannya juga terdapat PKL di tanah pengairan. Sehingga jika sesekali ada yang ngebut dan saling salip di kelokan dengan keretakan panjang dan miring itu, mengancam keselamatan pengendara. "Kita berharap ada realisasi ulang, dibongkar total. Selagi retaknya belum curam-curam amat," katanya.
Kades Pulojaya Solehudin mengatakan, ancaman jalan amblas diakuinya masih mengintai. Karenanya, sudah kali kedua pihaknya mengajukan perbaikan, termasuk saat ini yang diharapkan agar diperbaiki ulang. Inginnya masyarakat dan pemerintah desa memang jalanan itu bisa diperbaiki dengan cara dibongkar total hingga ke bawah. Itu penting agar penahannya lebih kuat. "Mau kita supaya jalan itu dibongkar total dan dibangun lebih kokoh biar bisa bertahan lama," ujarnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template