Kartu Tani untuk Beli Pupuk Subsidi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kartu Tani untuk Beli Pupuk Subsidi

Kartu Tani untuk Beli Pupuk Subsidi

Written By Admin Raka on Selasa, 26 Desember 2017 | 18.30.00

190 Petani Resmi Gunakan Kartu Tani 

TEMPURAN,  RAKA - Meskipun belum 100 persen diberlakukan namun fungsi kartu tani sebagai prasyarat pembelian pupuk bersubsidi sudah mulai diberlakukan. Bahkan, kemarin (25/12) kartu itu mulai didistribusikan secara perdana di Kecamatan Tempuran. Selain kecamatan dengan luas lahan pertanian terluas di Karawang, Tempuran dianggap berhasil menyerap pendataan lebih cepat dibanding kecamatan lain.
Kepala Desa Pancakarya, Kecamatan Tempuran, Atta Sutisna Jilun mengatakan, kartu tani yang dibagikan ke petani sebanyak 190 kartu dan yang belum tercetak 15 kartu ditahap pertama. Kartu ini sebut Jilun nantinya akan menjadi tameng pembelian pupuk bersubsidi di kios-kios. Hanya saja, sebut Jilun, bagaimana nasib sawah yang memerlukan pupuk tapi kartunya belum jadi.
Sejauh ini pihaknya belum menerima arahannya, apakah diberlakukan pupuk non subsidi atau bagaimana. Pengajuan jumlah petani yang mendaftar kartu tani di desanya ini sebanyak 190 petani sejak 2015. Bagi yang belum jadi saat menebus pupuk di kios harus seperti apa, sementara nama dan datanya masuk di Rencana Definitif Kebutuhan Pokok (RDKK). "Semua yang sudah daftar 2015 yang sudah dibagikan itu baru 190 jadi sisanya belum. Nah yang belum ini bagaimana cara belinya," katanya.
Kepala UPTD Pertanian Kecanatan Cilamaya Wetan, Ahmad,  mengatakan, di kecamatannya kios berjumlah 25, namun kartu tani yang sudah terinput datanya masih kurang dari 50 persen. Untuk itu, kartu tani masih belum terdistribusikan di Kecamatan ini. Sementara di Tempuran sudah lebih dulu. Ia ingatkan kelompok tani dan kepala desa untuk proaktif daftarkan para petani maupun penggarapnya agar memiliki Kartu tani. 
Dikatakannya, penting kepemilikan kartu tani untuk syarat pembelian pupuk bersubsidi, bahkan tanpa kartu ini, petani harus membeli pupuk non subsidi dengan harga yang cukup mahal. Jangan berpikir sebatas progran yang besok atau lusa berpeluang ganti lagi kebijakan, karena yang terpenting ikuti saja dulu progran dari pemerintah ini.  Diharapkan, bisa segera selesai.  "Kita masih kurang dari 50 persen yang terdaftar, kartunya juga belum terdistribusi, kita terus dorong agar bisa segera miliki kartu tani ini," pungkasnya.
Kepala Dinas Pertanian Karawang Hanafi Chaniago mengatakan soal jumlah kartu tani yang sudah di distribusikan, pihaknya masih belum mendapat laporan dari pihak bank mandiri, karena yang membuat dan mendistribusikannya, adalah Bank Mandiri. "Kita masih belum menerima laporan soal berapa jumlah yangbsudah terdistribusikan, itu domainnya pihak nank Mandiri," katanya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template