Kades Korup, Badan Usaha Milik Desa Gulung Tikar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kades Korup, Badan Usaha Milik Desa Gulung Tikar

Kades Korup, Badan Usaha Milik Desa Gulung Tikar

Written By Admin Raka on Sabtu, 09 Desember 2017 | 12.30.00

KARAWANG, RAKA - Sejak pemerintah pusat menggulirkan dana desa dua tahun lalu, harapan pembangunan desa lebih cepat mulai muncul.
Di Kabupaten Karawang, angin perubahan di sektor ekonomi kerakyatan pun kian terasa. Anggaran yang dicairkan dalam dua tahap itu, 15 persennya wajib digelontorkan untuk penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Namun, keberadaan BUMDes bisa menggerakan roda perekonomian desa tidak semulus yang diangankan. Banyak ujian dan cobaan. Mulai dari manajemen simpan pinjam hingga usaha yang belum menguntungkan. Dari 297 desa di Kabupaten Karawang, BUMDes yang berjalan dan menghasilkan keuntungan masih bisa dihitung oleh jari. Sisanya banyak yang mandek, bahkan amanat Undang Undang Desa Nomor 6 tahun 2014 dan dikuatkan oleh Perbup Nomor 2 Tahun 2016 yang menyatakan 15 persen dari alokasi dana desa adalah hak BUMDes, tidak dikucurkan sama sekali oleh kepala desa.
Hal itu terungkap saat diskusi mingguan di kantor Radar Karawang, Jumat (8/12) kemarin. Kasi Pemberdayaan Lembaga Perekonomian Desa (PLPD) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang Asep Sudrajat mengatakan, dari 25 desa yang disinyalir setengah hati menyalurkan penyertaan modal untuk BUMDes, tiga BUMDes sama sekali tidak mendapatkan modal dari kepala desa. "BUMDes yang tidak dapat modal, biasanya yang kepala desanya bermasalah," ungkapnya.
Direktur BUMDes Bunga Padi Rengasdengklok Selatan Tohir Sp mengatakan, untuk tahu apakah kepala desa menggelontorkan modal ke BUMDes atau tidak, cukup melihat apakah ada riak di masyarakat. "Jika BUMDes vakum biasanya masyarakat bergejolak," ujarnya.
Sementara Ketua Forum BUMDes Karawang H Asep Gunawan Lc mengatakan, persoalan macetnya penyertaan modal BUMDes, seharusnya tidak terjadi. Tinggal kemauan, kepercayaan dan keseriusan para kepala desa mempercayakan penyertaan modal dan mendorong kemajuan BUMDes di desa, maupun BUMDes bersama di masing-masing kecamatan. "Inovasi dan potensi lokal itu penting. Sekarang tinggal kepercayaan para kadesnya untuk kemajuan BUMDes maupun BUMDes bersama," ujarnya. (rud/psn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template