Jatah Kader Posyandu Rp 1,7 Juta Cair - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jatah Kader Posyandu Rp 1,7 Juta Cair

Jatah Kader Posyandu Rp 1,7 Juta Cair

Written By Angga Praditya on Kamis, 21 Desember 2017 | 12.30.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Ada kabar gembira untuk kader posyandu dan Kelompok Kerja Pelayanan (Pokjanal) desa. Dana revitalisasi yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat sudah cair, Rabu (20/12) kemarin.
Dana posyandu yang berupa hibah itu bisa dicairkan di Bank Jabar Banten, namun para kader posyandu dan pokjanal diingatkan agar membuat surat pertanggungjawaban.
Sekretaris Desa Karyamukti Kecamatan Lemahabang Jaenudin mengatakan, di desanya ada 6 posyandu dan sudah mencairkan dana hibah tersebut. Hanya saja dia pesimis jika surat pertanggungjawaban akan dibuat oleh para kader posyandu, karena pada akhirnya tetap dikerjakan oleh pemerintah desa, tinggal menyesuaikan dengan RAB dari program sebelumnya. "Karena program dan hibah, jadi ya tetap harus dipertanggungjawabkan," ujarnya kepada Radar Karawang.
Kasie Kesos Kecamatan Cilamaya Wetan Amir mengatakan, sekitar 60 posyandu dan 12 pokja desa sudah bisa menikmati pencairan dana hibah tersebut. Masing-masing besarannya untuk posyandu Rp 1,75 juta dan Pokja Rp 1 juta. Karenanya, dia meminta kepada ketua pokjanal posyandu tingkat kecamatan se Karawang agar dapat menindaklanjuti pencairan di BJB terdekat, dengan terlebih dahulu membuat surat permohonan pencairan, sebagaimana contoh surat seperti dalam juknis. "Pencairan dan pindah buku sudah dapat dilakukan pada hari Rabu tanggal 20 Desember 2017 di BJB terdekat, dengan membawa surat seperti point-poin sebelumnya," katanya.
Namun dia ingatkan, paska pencairan para Kader di masing-masing posyandu dan pokja agar sigap menyusun surat pertanggungjawabannya. "Dana sudah cair jangan lupa SPJ nya. Jangan malas membuatnya," ungkap Amir.
Pendamping Posyandu Desa Kecamatan Cilamaya Kulon Muslim mengatakan, program revitalisasi posyandu sudah ada sejak tahun 2014. Namun dalam dua tahun terakhir terhenti karena alasan teknis. "Sebelumnya sejumlah posyandu harus membuat rekening Bank Jabar Banten agar bisa mencairkan anggaran tersebut," katanya.
Menurutnya kader posyandu kerap berganti seiring dengan pergantian kepala desa. Sehingga perlu membuat rekening lagi, syaratnya SK posyandu dan SK pokja desa. Sehingga lima anggota kader posyandu bisa menikmati dana operasional yang diberikan setahun sekali. "Posyandu yang memiliki SK dan pokja didaftar ulang, silahkan dananya untuk operasional dan kegiatan para kader," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template