Jalan Retak di Desa Wadas Bikin Celaka - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Retak di Desa Wadas Bikin Celaka

Jalan Retak di Desa Wadas Bikin Celaka

Written By Mang Raka on Rabu, 13 Desember 2017 | 16.00.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Jalan retak sepanjang 50 meter dengan kedalaman 20 cm hingga 40 cm di ruas jalan utama Telukjambe Timur, perlintasan Kampung Wadas 2, Desa Wadas, menjadi jalur berbahaya dan berpotensi merengut nyawa pengendara motor.
Selain mengalami retak disejumlah titik bagian jalan juga terlihat berkeroak dengan kedalaman melebihi 10 cm. Kondisi ini bukan saja mampu membuat kendaraan slip tetap juga menjepit ban motor hingga berpotensi terjungkal. Korban tewas akibat kondisi jalan itu memang belum ada laporan, tetapi bukan tidak mungkin jika tidak secepatnya diperbaiki korban jiwa akan terjadi.
Kondisi ini semakin diperparah dengan tidak adanya lampu penerang jalan umum (PJU) disekitar lokasi, sehingga peluang terjadinya kecelakaan malam hari lebih tinggi ketimbang siang hari. "Sudah banyak pengendara motor yang celaka karena terjatuh lantaran slip ban atau ban terjepit di retakan lebar. Memang belum ada yang tewas tetapi peluang itu ada jika jalan tidak segera diperbaiki," tandas Asep (54) warga Kampung Wadas 2 yang tidak jauh dari lokasi jalan retak, Selasa (11/12).
Asep kelewat sering menyaksikan pengendara motor slip ban dan terjatuh karena gagal mengendalikan motornya. Selain jalan retak Asep juga menuturkan bagian jalan itu menjadi licin karena sering tergenang air hujan. Sering juga pengendara yang sadar ketika akan melintas bagian jalan retak dan menggeser jalur kesamping justru terpeleset lantaran kondisi jalan yang licin. "Pernah ada anak muda pengguna motor, ban motornya variasi, karena berukuran kecil tak mampu mengindari licinnya bagian jalan hingga diapun tergelincir dan jatuh. Tidak sampai tewas memang tetapi mengalami luka lumayan parah," terang Asep.
Asep juga menuturkan, jalur rawan kecelakaan tersebut merupakan jalur padat lalulintas terutama saat jam masuk dan pulang kerja karyawan. Selain masyarakat yang beraktifitas melintasi jalan itu. Sayangnya, sampai saat ini belum ada perhatian dari pemerintah daerah untuk memperbaiki jalan tersebut. "Jalan retak ini sudah 
berlangsung sejak dua tahun lalu. Tetapi kondisi sekarang semakin parah dan membuat masyarakat yang setiap hari melintasinya jadi resah," ucapnya.
Sementara saksi mata lain, Wawat (33) juga warga Kampung Wadas 2 menambahkan kecelakaan bukan hanya dialami warga luar desa yang melintas di jalan itu, tetapi juga warga Desa Wadas sendiri. Korbannya wanita, saat kejadian korban sedang mengendari motor dan terjungkal setelah ban motornya terjepit keroakan jalan retak. "Pernah ada yang celaka, cewek, ibu-ibu muda bawa anaknya. Dia terjungkal bersama anaknyaa, dan untungnya anaknya tidak apa-apa dan si ibu hanya lecet-lecet saja, meski motornya mengalami kerusakan parah," akuinya. 
Warga lainnya, Yetno (38) saksi mata sekaligus pemilik warung tidak jauh dari lokasi jalan berbahaya, menambahkan retakan jalan akibat aktivitas truk-truk bermuatan berat yang mempunyai gudang di sekitar wilayah Desa Wadas. Menurut dia, sudah satu tahun aktivitas truk-truk itu jalur tersebut. "Aktivitas truk-truk itu membuat jalan menjadi rusak. Badan jalan jembatan tidak jauh dari jalan retak ini juga rusak, seharusnya pemerintah melarang kendaraan besar melintasi jalan itu sehingga badan jalan jadi awet dan tidak rusak," tandasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template