HMI Soroti Alih Fungsi Lahan di Tirtamulya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » HMI Soroti Alih Fungsi Lahan di Tirtamulya

HMI Soroti Alih Fungsi Lahan di Tirtamulya

Written By Angga Praditya on Senin, 04 Desember 2017 | 16.30.00

KARAWANG, RAKA - Alih fungsi lahan pertanian di Kecamatan Tirtamulya disoroti aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Karawang.
Pembangunan perumahan di Tirtamulya dinilai telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Karawang. "Maraknya pembangunan perumahan yang terjadi di wilayah Tirtamulya, ini jelas menyalahi aturan perda RTRW dan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan), karena Tirtamulya itu diperuntukan sebagai zona pertanian bukan zona perumahan," tegas Ketua Bidang Lingkungan Hidup HMI Cabang Karawang Suradhi Sotan Subari kepada Radar Karawang, Minggu (3/12).
Warga Kampung Maja RT 09/05 Desa Karangsinom, Kecamatan Tirtamulya itu mengatakan, seharusnya pihak desa, kecamatan, bahkan UPTD pertanian di wilayah ini, memperhatikan wilayahnya yang sudah diplot menjadi zona hijau atau zona pertanian. Karenanya dia sangat menyayangkan dengan maraknya pembangunan perumahan yang terjadi di zona hijau itu. "Para pejabat wilayah Tirtamulya, harus tahu mana saja wilayahnya yang dilindungi perda LP2B itu," ujarnya.
Jangan sampai, pejabat di Tirtamulya tidak tahu menahu persoalan batas wilayahnya yang sudah dilindungi perda LP2B. Agar tidak terjadi pengikisan dan adanya pelanggaran hukum, harus ada tindakan tegas terhadap para pelaku alih fungsi lahan, bahkan termasuk memberikan sanksi keras terhadap pejabat yang terlibat di dalamnya. "Jangan sampai kondisi ini terus terjadi dan dibiarkan," ujarnya.
Dia berharap, banyaknya kesimpang siuran dalam proses pergeseran dari zona pertanian ke zona pemukiman tersebut harus segera dibenahi. Agar tidak ada lagi lahan-lahan pertanian diwilayah ini yang berubah menjadi perumahan. "Saya menegaskan, untuk pihak kecamatan sampai Pemerintah Daerah Karawang, agar dengan tegas menjalankan perda LP2B ini, jangan sampai banyak kecolongan," katanya.
Anggota DPRD Karawang H Danu Hamidi menegaskan bahwa Tirtamulya memang salah satu kecamatan yang masuk dalam perda LP2B. "Masuk LP2B (Tirtamulya)," tulis H Danu melalui pesan singkatnya.
Camat Tirtamulya AJ Koswara menyampaikan, persoalan alih fungsi lahan itu bukan menjadi kewenangannya. Karena camat hanya menjalankan tugas teknis, bukan sebagai penentu kebijakan. "Harus tahu yah, kalau kebijakan itu dari pemda, termasuk persoalan (alih fungsi lahan) itu," ujar AJ seraya menyampaikan lahan yang dibangun perumahan sudah sesuai peruntukannya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template