Harga Beras di Pasar Rebo Mulai Naik - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Harga Beras di Pasar Rebo Mulai Naik

Harga Beras di Pasar Rebo Mulai Naik

Written By Mang Raka on Rabu, 13 Desember 2017 | 17.30.00

PURWAKARTA, RAKA - Jelang perayan natal dan tahun baru 2018, harga beras kini alami kenaikan di sejumlah pasar tradisional di Purwakarta. Kenaikan harga kebutuhan pokok itu dirasakan berdampak pada penurunan hasil penjualan para pedagang.
Seperti diungkapkan, pemilik kios beras PD Djembar di Pasar Rebo, Purwakarta Dayat (58) mengaku, kenaikan beras ini terhitung sejak awal Desember yang lalu. Naiknya belum seberapa. Akan tetapi, membuat penjualan beras menurun. Biasanya, rata-rata pelanggan membeli beras 20 kilogram, sekarang turun jadi 10 kilogram. "Kenaikan beras ini, sudah biasa terjadi setiap pergantian tahun," ujarnya, kepada awak media, Selasa (12/12).
Kini, lanjut Dayat, harga beras untuk kualitas terendah Rp 10.200 per kilogram. Padahal, sebelumnya hanya Rp 10 ribu per kilogram. Sedangkan beras dengan kualitas super harganya Rp 11.500 dari sebelumnya Rp 11 ribu per kilogram. Kenaikan tersebut, lanjutnya, akan terjadi sampai Januari 2018. Karena di medio Desember-Januari ini, setiap tahunnya akan terjadi kenaikan harga. Tahun lalu saja, kenaikan harga beras mencapai Rp 1.000 per kilogramnya. Tetapi tahun ini masih di kisaran Rp 200 sampai Rp 500 per kilogram.
Menurutnya, kenaikan beras ini, bisa memicu harga bahan pangan lainnya. Karena itu, jika pemerintah hendak menggelar operasi pasar (OP) beras, pedagang di Pasar Rebo pasti akan menerimanya. Dengan catatan, beras yang di jual ini bukan kualitas jelek. Namun, harus setara dengan beras premium. "Kami sangat menyambut baik, jika pemerintah akan OP beras. Asalkan jangan raskin yang dijualnya tapi beras bagus," ujarnya.
Dihubungi terpisah, Kabid Perdagangan Dinas UKM Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Purwakarta, Wita Gusrianita, mengatakan, sampai saat ini sejumlah bahan pangan memang mengalami kenaikan harga. Akan tetapi, kenaikannya belum signifikan. Sehingga, tak terlalu mengkhawatirkan. "Sebenarnya, kita sering menggelar pasar murah. Termasuk kerja sama dengan Bulog," ujarnya.
Dalam pasar murah itu, warga cukup menukar uang Rp 50 ribu dengan lima kilogram beras, dua kilogram gula pasir dan satu liter minyak sayur. Beras yang dijual dalam operasi pasar murah ini, tentunya beras kualitas bagus, bukan raskin.(gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template