Giliran Dinsos Sindir Satpol PP Tidak Peka - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Giliran Dinsos Sindir Satpol PP Tidak Peka

Giliran Dinsos Sindir Satpol PP Tidak Peka

Written By Admin Raka on Minggu, 31 Desember 2017 | 13.00.00

KARAWANG, RAKA - Setelah mendapat sindiran kurang memiliki kepekaan sosial kini giliran Dinas Sosial menyindir Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kurang peka terhadap penegakkan Perda tentang Ketertiban, Keamanan dan Keindahan (K3) terutama persoalan gelandangan dan pengemis (gepeng) serta anak jalanan (anjal) di Karawang.
Dijelaskan, penanganan gepeng yang kini semakin banyak berkeliaran wilayah perkotaan bukan tanggung jawab Disos melainkan Satpol PP yang harus melakukan penertiban.
"Selama ini kita hanya membina, penegakan perda adanya di Satpol PP. Kita hanya sebagai pembinaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) saja," ujar kabid Rehabilitasi Sosial Asep Achmad S kepada Radar Karawang, Jumat (29/12).
Kata Achmad penanganan PMKS pada tahun ini saja, pihaknya hanya bisa melakukan pembinaan terhadap 45 orang saja berkurang dari tahun sebelumnya yang mencapai 30 orang. Bahkan saat ini pihaknyapun kebingungan akibat menurunnya anggaran yang ada di Dinsos yang kemungkinan di tahun mendatangpun akan berkurang kembali. "Yang dapat pembinaan kita lakukan pembinaan secara layak agar mereka mandiri selain diberikan bantuan seperti peralatan tataboga dan sejenis sesuai kebutuhan. Itu dilakukan agar mereka dapat hidup mandiri sehingga tidak kembali kejalanan," ujarnya.
Saat ditanyai mengenai tanggung jawab dinsos mengenai orang gila, kata Achmad, itupun bukanlah tanggung jawab dari Dinsos melainkan Dinas Kesehatan dimana nantinya setelah dilakukan perwatan penyembuhan baru dilakukan pembinaan oleh Dinsos. "Kalau orang gila bukan di kita itu ranahnya Dinkes, setelah perawatan medis baru kita lakukan pembinaan," ucapnya.
Upaya pemerintah daerah (Pemda) Karawang untuk menekan PMKS supaya bisa mandiri dikatakan Achmad sudah cukup, namun masih saja sering ditemukan PMKS kembali ke jalan.  "Akibat mental tidak bagus akhirnya balik lagi ke jalanan. Penanganannya memang susah-susah gampang, karena orang seperti itu akan ada terus," ujarnya.
Gelandangan yang rata-rata dari luar Karawang itu biasanya berada di wilayah luar tetangga karawang seperti Purwakarta dan Subang ataupun Cikarang dan Bekasi. "Gelandangan biasanya dari Indramayu datangnya kapan kita tidak tahu, pernah kejadian sudah ke Dinsos Indrmayau dipulangkan tapi balik lagi," ujarnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template