Gerilya Tiga Hari di Citarum - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Gerilya Tiga Hari di Citarum

Gerilya Tiga Hari di Citarum

Written By Admin Raka on Senin, 11 Desember 2017 | 12.00.00

Ada 82 Pabrik Buang Limbah  

KARAWANG, RAKA - Kasus pencemaran Sungai Citarum hingga kini masih terus berlangsung. Tak sedikit para pengusaha nakal membuang limbah mereka ke sungai tanpa melalui proses IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah). Kebiasaan buruk itu harus mereka hentikan. Karena selain merusak sungai, para pengusaha tersebut harus siap-siap terkena jeratan hukum.
Pasalnya, saat ini bukan hanya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang dan relawan peduli lingkungan saja yang memantau sungai terpanjang di Jawa Barat itu. Pasukan Kodim 0604/Karawang juga ikut melakukan pengawasan.
Bahkan selama tiga hari melakukan penyisiran, mereka menemukan puluhan titik pembuangan limbah pabrik dan limbah rumah tangga ke Citarum. "Selama melakukan patroli di Sungai Citarum, sudah menemukan 82 buangan limbah pabrik dan masyarakat," ungkap Dandim 0604/Karawang Letkol Arm Ayi Yosa S.Sos kepada Radar Karawang, akhir pekan kemarin. 
Sungai Citarum yang melintasi Kabupaten Karawang, kata Ayi, panjangnya tidak kurang dari 120 kilometer dari hulu hingga ke hilir. Maka TNI harus bersinergis dengan pemerintah setempat melaksanakan pencegahan terjadinya pencemaran yang dilakukan masyarakat maupun pabrik di Karawang. "Selasa (12/2) nanti kita akan kembali melakukan penyisiran Sungai Citarum. Selain di darat juga di sungai. Target kita 6 bulan kedepan, Sungai Citarum bersih dari sampah serta lainnya," tuturnya.
Ia melanjutkan, temuan yang diperolehnya selama melakukan penyisiran akan diserahkan kepada DLHK agar bisa segera ditindaklanjuti. "Kita ada di bawah naungan Menko Maritim, kita hanya bisa melakukan pemantauan. Di Jawa Barat sendiri melalui Makodam, untuk tindak lanjut akan diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup dan kebersihan," ujarnya.
Sebagai informasi, jumlah industri di sepanjang sungai Citarum yang notabene hampir 30 kilometer dari mata air di Gunung Wayang, Kabupaten Bandung hingga bermuara di ujung utara Karawang, berjumlah 608 industri. Terbanyak adalah industri tekstil yang berjumlah 468 buah.
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, tidak akan segan mempidanakan pengusaha yang seenaknya membuang limbah ke Citarum. "Sekarang sudah sampai di angka 70 kilometer sampah kasat mata bukan sampah cair sudah sangat berkurang signifikan, tapi kan mesti dihitung juga kiri kanannya DAS Citarum ada 13 anak sungai, itu juga menjadi bagian dari program,” tegasnya.(apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template