Genangan Air di Tuparev Bau Busuk - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Genangan Air di Tuparev Bau Busuk

Genangan Air di Tuparev Bau Busuk

Written By Angga Praditya on Selasa, 26 Desember 2017 | 16.00.00

Pedagang Tuding Pasar Johar Tanggung Jawab 

KARAWANG, RAKA - Genangan air setinggi betis kaki orang dewasa di pinggir Jalan Tuparev di samping Pasar Johar dikeluhkan masyarakat. Air itu bukan saja berwarna hitam tetapi juga menebarkan bau tidak sedap. Hingga kemarin belum ada upaya mengeringkan genangan tersebut padahal sudah berlangsung sepekan terakhir.
Data lapangan yang dihimpun Radar Karawang, Senin (25/12) genangan air tersebut berasal dari limpasan air dari dalam Pasar Johar. Mestinya air itu terbuang melalui saluran air dibawah jalan, namun karena tersumbat air jadi terbendung hingga akhirnya meluap ke jalan melalui lubang-lubang air di pinggir jalan. "Air ini kiriman dari Pasar Johar. Harusnya airnya terbuang ke saluran air tapi kayaknya saluran airnya tersumbat," tandas Agus Sopian (25) penjual pelastik di samping Pasar Johar.
Agus mengatakan genangan air sudah hampir satu minggu lamanya tetapi hingga kemarin belum ada pihak-pihak terkait yang berusaha mengeringkannya. Padahal yang mengeluhkannya bukan saja pemilik toko tetapi juga masyarakat yang setiap hari melintasi ruas jalan di depan Pasar Johar itu. "Ini airnya sudah hampir mau satu minggu.
Kalau airnya saja tidak jadi masalah tetapi baunya itu sangat menyengat. Pihak pasar harus tanggung jawawb," ungkapnya.
Agus berharap genangan air itu supaya mendapat perhatian pemerintah daerah dan menegur pengelola Pasar Johar agar memperbaiki sistem pembuangan airnya. Sehingga  pembuangan air di pasar itu tidak lagi menggenangi pinggir jalan Tuparev sehingga membuat rugi pedagang-pedagan di luar pasar karena ditinggal pelanggannya yang tidak tahan dengan baunya. "Kami merasa sangat dirugikan. Gara-gara bau airnya pembeli jadi enggan datang ke toko kami," tandasnya, seraya menambahkan sudah satu minggu ini tokonya sepi pembeli.
Hal senada diungkapkan penjual gorengan di samping Jalan Tuvarep Samsuri (62) warga Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur. Dia mengatakan akibat buruknya drainase di Pasar Johar mengakibatkan air buangan pasar itu melimpas ke Jalan Tuvarep. "Air ini dari kamar mandi Pasar Johar terutama dan sekitar pasar, soalnya bau banget. Ini sudah mau satu minggu tapi belum ada solusi," ujarnya, karenanya pihak pasar mesti tanggung jawab.
Samsuri khawatir jika tidak segera dikeringkan bisa memicu opini buruk terhadap Pasar Johar, bahkan protes warga yang menggunakan ruas jalan itu sebagai perlintasan. "Protes sudah pasti karena airnya bau sekali. Apalagi kan ini jalur selalu macet pasti akan banyak yang mengeluhkan kondisi ini," ucapnya.
Masih dikatakan Samsuri seharusnya pengawasan dari pemerintah terhadap pasar baik dari inprastruktur serta lainnya itu diperhatian lebih baik lagi, sehingga pedagang dan masyarakat yang hendak pergi ke pasar tidak menjadi korban baunya air yang dibuang ke Jalan Tuparev. "Sudah mau satu minggu, kalau drainase atau saluran disamping jalan ini baik pasti air tidak akan ke jalan tapi akibat buruk makanya melimpas ke jalan," tandasnya.
Samsuri berharap pemerintah peduli dengan kondisi yang saat ini dirasa sangat merugikan pedagang kaki lima, di samping Jalan Tuvarep. Akibatnya tidak sedikit konsumen yang tidak mau beli akibat adanya bau menyengat yang ditimbulkan air dari pasar Johar. "Saya dagang juga sempat malu sebab bau dari air menyengat, harapan saya pemerintah bisa memberikan solusi," ungkapnya.
Nada kesal disampaikan tukang becak Miun (70) warga Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur. Dia merasa sangat dirugikan dengan adanya genangan air yang diakibatkan dari limpahan air dari Pasar Johar. "Pemda Karawang harus turun tangan mengatasi genangan air ini, karena selain pedagang kaki lima sayapun ikut dirugikan karena penumpang tidak mau melintas di tempat mangkal saya," tandasnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template