Gara-gara Minta Mobil - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Gara-gara Minta Mobil

Gara-gara Minta Mobil

Written By Admin Raka on Kamis, 14 Desember 2017 | 11.00.00

Motif Suami Mutilasi Istri

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Teka-teki pembunuhan sadis dengan cara dibakar dan dimutilasi yang sempat menggegerkan warga Kampung Ciranggon RT 11/RW 03 Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, akhirnya terungkap.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, sosok di balik mayat gosong tanpa kepala dan kaki itu adalah Siti alias Nindy (21), wanita asal Pati Jawa Tengah, yang tinggal di sebuah kontrakan di Dusun Sukamulya, Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur. Lebih gilanya, pelaku yang tega menghabisi korban adalah suaminya sendiri, yaitu MK.
Terungkapnya kasus ini berkat 'bantuan pelaku yang sebelumya melapor kehilangan istrinya ke Polsek Karawang. Saat itu pelaku MK mengaku ciri-ciri korban mutilasi yang sketsanya dirilis Polres Karawang sesuai dengan ciri-ciri fisik istrinya. "Pengakuan pelaku ini kemudian kita dalami. Kami mencurigai keterangan pelaku karena tidak sesuai dengan fakta yang ada. Setelah kita desak akhirnya pelaku mengakui telah membunuh istrinya," kata Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan yang ditemui usai mendatangi rumah kontrakan pelaku dan korban di Desa Pinayungan, Rabu (13/12) pagi.
Hendy menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku membunuh istrinya secara sadis karena kesal istrinya kerap meminta barang-barang yang sulit dipenuhinya. Puncak kekesalan pelaku terjadi saat korban meminta dibelikan mobil. Korban mengancam bercerai jika tidak dibelikan mobil. "Mungkin pelaku sudah kalap hingga membunuh istrinya dengan cara yang sadis," lanjut dia.
Setelah pelaku mengakui perbuatannya, tim Satreskrim Polres Karawang langsung bergerak cepat mencari potongan tubuh korban. Berdasarkan pengakuan pelaku, potongan kepala dan kaki korban dibuang di hutan Gunung Sanggabuana. Setelah dicari ternyata benar potongan kepala dan kaki korban ditemukan di dekat Curug Cigentis. Kepala korban ditemukan dalam keadaan terbungkus plastik warna hitam, sedangkan potongan kaki korban ditemukan tidak jauh dari bagian kepala.
Menurut Handy, meski pelaku sudah mengakui perbuatannya, namun pihaknya akan terus mendalami kasus ini hingga tuntas. "Kita masih terus mendalami bagaimana korban bisa dibunuh secara sadis, apakah itu dilakukan sendiri atau ada orang lain yang membantunya. Kita juga masih mencari saksi penting lainnya," tandasnya.
Tetangga korban yang kontrakannya berdekatan di Dusun Sukamulya, Lilis menuturkan, dirinya pernah bertemu dengan korban dan suaminya sekitar satu minggu yang lalu. Di mata tetangganya itu, korban dikenal baik, namun korban sendiri jarang bersosialisasi dan bergaul dengan para tetangga. "Saat terakhir saya melihat, bersama suaminya sekitar satu minggu lalu. Mereka pergi keluar rumah menggunakan sepeda motor besar,” terangnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template