FPI Kantongi 2 Nama Penggembos Tuntutan Aking - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » FPI Kantongi 2 Nama Penggembos Tuntutan Aking

FPI Kantongi 2 Nama Penggembos Tuntutan Aking

Written By Angga Praditya on Selasa, 19 Desember 2017 | 19.00.00

KARAWANG, RAKA - Usai mengawal persidangan Aking Saputra di Pengadilan Negeri Karawang, Forum Masyarakat Karawang (FMK) menggeruduk Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI). Mereka mengendus adanya oknum di lembaga itu yang diduga mempengaruhi rendahnya vonis yang dijatuhkan terhadap Aking Saputra.
Sekretaris FPI Karawang Trisno menyampaikan kekecewaannya terhadap keputusan hakim Pengadilan Negeri Karawang yang memvonis tersangka penista agama Aking Saputra hanya 1,6 tahun penjara. "Keputusan hakim sudah baik memerangi orang kafir dan munafik dengan tegas. Dengan adanya kabar oknum dari MUI yang memberikan maaf terhadap Aking kami minta dipecat, saat ini akan dilakukan klarifikasi. Baru ada dua nama yang sudah dikantongi," ujarnya kepada Radar Karawang, Senin (18/12).
Sementara itu kordinator lapangan (Korlap) LSM Kompak Mukron menyampaikan pandangannnya terhadap adanya oknum, dipertemuannya dengan para petinggi MUI Karawang. "Saya sampaikan kenapa ada oknum MUI Karawang bersekutu dengan penista, anda dibayar berapa sampai-sampai buatkan surat tertulis memaafkan aking," ungkapnya.
Hal senada diungkapkan Ustad Cepian Lukman Nulhakim, dia mempertanyakan atas dasar apa MUI Karawang memberikan maaf terhadap si penista agama agar dapat memperingan keputusan hakim di tengah persidangan. "Ini fakta adanya hasil persidangan yang memaparkan jika MUI memberikan maaf kepada Aking. Kami minta penjelasannya dengan tersiar kabar adanya pemberian uang, mulai Rp 100 ribu, Rp 5 juta sampai Rp 40 juta ke MUI, tolong jelaskan kepada masyarakat," ungkapnya.
Ketua MUI Karawang Tajudin Noor menyampaikan alasan pihaknya memaafkan Aking Saputra adanya ayat Al-Quran yang diartikan sebagai umat beragama jadilah pemaaf. Itu yang menjadikan dirinya memaafkan Aking si penista Agama. "Atas dasar ayat itu saya berbuatlah yang baik," ujarnya seraya menjelaskan karena banyak kasus pada jaman Nabi terhadap yahudi yang telah menyakiti namun banyak juga yang diberikan maaf dan diberikan bimbingan setelah itu masuk agama islam.
Kaitan dengan adanya surat pemberian maaf terhadap Aking Saputra, Tajudin mengatakan, kalau lembaga yang dipimpinnya itu tidak serta memberikan maaf begitu saja, melainkan melakukan kajian yang hasilnya dilaporkan kepada MUI provinsi. "Kami tidak langsung memaafkan saja melainkan kita tempuh dengan laporkan ke MUI provinsi dan  hasilnya memberikan maaf dan bimbingan setelah surat dari provinsi datang kita laksanakan mengumpulkan dengan MUI Kecamatan semuanya dan hasilnya disetuju untuk memaafkan," ungkapnya.
Sementara itu, Korlap FMK Aris Fadil menyampaikan terkait dugaan adanya oknum di MUI Karawang pihaknya akan menyerahkan hal itu kepada aparat kepolisian. "Oknum akan diserahkan kepada pihak kepolisian, sehingga bisa adil, kita semua sepakat dan sangat mengapresiasi," ujarnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template