Drainase Tersumbat Area Pasar Kumuh - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Drainase Tersumbat Area Pasar Kumuh

Drainase Tersumbat Area Pasar Kumuh

Written By Admin Raka on Rabu, 20 Desember 2017 | 18.30.00

Wajar Konsumen Pilih Pasar Modern

RENGASDENGKLOK, RAKA- Akibat mampetnya drainaser, ruas jalan di Pasar Rengasdengklok digenangi air hujan. Kondisi ini diperparah dengan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang memadati trotoar dan memasang lapak dagangannya, sehingga memaksa pejalan kaki harus rela basah-basahan turun ke jalan. Keadaan tersebut sudah terjadi beberapa tahun silam dan hingga saat ini masih tak berubah.
Menurut salah satu PKL, Didin (54) mengatakan, genangan air di ruas jalan bukan hal yang aneh bagi para pedagang di Pasar Rengasdengklok. Karena, meskipun tidak turun hujan, tepian jalan selalu digenangi air kehitaman akibat drainase yang mampet. "Gak hujan aja jalan pasar mah selalu digenangi air di pinggirannya. Apalagi musim hujan seperti ini, air pasti naik ke jalan," ujarnya, Selasa (19/12).
Dikatakannya, belum lagi para PKL yang memasang lapak dagangan di atas trotoar jalan, secara tidak langsung memaksa pejalan kaki turun ke jalan meakipun jalan di genangi air. Kendatipun mayoritas PKL menggunakan trotoar dalam memasang lapak dagangan. Dirinya mengaku tidak berani melakukan hal yang sama, dia lebih memilih tarik mundur lebih ke belakang dan memberikan ruang para pejalan kaki untuk berlalu lalang. Karena, bagaimana pun hal tersebut sudah menjadi aturan sekaligus memberikan keleluasaan kepada pejalan kaki.
Apifudin (34) salah seorang pengunjung pasar mengatakan, dirinya yang setiap hari mengantar istri ke Pasar Rengasdengklok, mengaku terbiasa dengan hal tersebut. Namun bukan berarti tidak terganggu, tentu saja keadaan tersebut membuatnya kadang malas untuk pergi ke pasar. "Kadang saya juga malas pergi ke pasar kalau keadaanya seperti ini, tapi mau gimana lagi, karena ini kebutuhan kami sehari-hari," ucapnya.
Ia berharap, keadaan genangan air, sampah, kemacetan, dan lainnya bisa menjadi perhatian pemerintah agar segera diperbaiki. Karena jika terus seperti ini, wajar saja pembeli lebih memilih super market untuk belanja meskipun harga sedikit lebih mahal. "Wajar sih anak muda lebih memilih belanja di supsermarket, keadaan pasarnya aja seperti ini. Saya mah berharap pasar tradisional ini tetap bertahan, tinggal menunggu kebijakan pemerintah saja, sampai kapan pasar akan dibiarkan seperti ini yang membuat pembeli tidak betah," pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template