Dewan Didesak Perjuangan Infrastruktur - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dewan Didesak Perjuangan Infrastruktur

Dewan Didesak Perjuangan Infrastruktur

Written By Admin Raka on Selasa, 12 Desember 2017 | 15.00.00

1500 Meter Jalan Poros Desa Pangulah Baru Masih Rusak

KOTABARU, RAKA - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Karawang yang mencapai angka Rp4 Triliun lebih ternyata tidak cukup untuk memenuhi berbagai kebutuhan pembangunan masyarakat, salah satunya jalan poros Desa Pangulah Baru, sekitar 1500 meter lagi masih belum tersentuh pembangunan. Oleh karenanya wajar jika warga mengeluh persoalan infrastruktur jalan kepada anggota DPRD Provinsi, Gina Fadlia Swara saat melakukan reses.
"Tadi banyak permintaan warga berkaitan dengan infrastruktur jalan, makanya kami minta ditindak lanjuti oleh Ibu Dewan," kata Kepala Desa Pangulah Baru Karnalim, kepada Radar Karawang, Senin (11/12).
Dia menyampaikan, meski pembangunan infrastruktur terus berangsung dilakukan baik dengan menggunakan anggaran yang masuk ke Pemerintahan Desa Pangulah Baru, maupun anggaran dari Pemda Karawang maupun Provinis Jawa Barat, namun ternyata semua anggaran yang ada itu masih belum cukup untuk menuntaskan persoalan infrastruktur jalan di Desa Pangulah Baru. "Karena belum juga tuntas, kami minta jalan poros yang belum tersentuh untuk diperbaiki, panjangnya sekitar 1500 meter," katanya.
Adapun rincian dari jalan poros yang masih rusak tersebut adalah di Dusun Kaliasin sekitar 400 meter dan sisanya di Dusun Sarengseng sampai 1100 meter. Jika jalan tersebut dibantu oleh dewan provinsi maka jalan poros desa di desa yang dipimpinnya tuntas, dengan demikian dia hanya memikirkan pembangunan di sektor lainnya. "Setelah itu gak ada lagi jalan poros, jadi nanti kami (Pemdes) bisa garap pembangunan di sektor lain," terangnya.
Sementara anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Gina Fadlia Swara menyampaikan, masukan yang disampaikan oleh warga Pangulah Baru akan diinventarisir terlebih dahulu untuk kemudian dibuatkan laporannya. "Pasti dari beberapa aspirasi yang disampaikan kepada saya, saya harapan bisa membantu untuk merealisasikannya, khususnya dari infrastruktur desa, saya lebih memfokuskan itu," ucap perempuan yang merupakan Politisi Partai Gerindra.
Lain dari itu, dia juga akan memperjuangkan aspirasi masyarakat berkaitan dengan pembangunan madrasah, mesi demikian ada syarat yang harus dipenuhi untuk pembangunan sebuah madarah, pertama dia ada dibawah naungan yayasan, kemudian yayasan minimal sudah berdiri selama tiga tahun, memiliki badan hukum berupa akta notaris dan SK Menkumham. "Selain itu perangkat desa juga minta untuk lebih diperhatikan yah. Kemudian hal-hal lain yang berkaitan dengan pemerintah kabupaten, Saya akan koordinasi dengan dewan kabupaten (dari Gerindra)," terangnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template