Depresi Saumi Kawin Lagi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Depresi Saumi Kawin Lagi

Depresi Saumi Kawin Lagi

Written By Admin Raka on Kamis, 21 Desember 2017 | 11.00.00

Ibu 59 Tahun Bunuh Diri 

PURWAKARTA,RAKA - Apong Ruhyati, ditemukan tewas di sumur yang berada tak jauh dari kediamannya di Kampung Rawa Bolang, RT24 RW07, Desa Maracang, Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta, Rabu (20/12). Perempuan berusia 59 tahun itu diduga bunuh diri akibat depresi setelah ditinggal kawin lagi oleh suaminya.
Peristiwa tewasnya korban di dalam sumur itu sempat mengegerkan warga sekitar, karena sumur itu dengan kedalaman hampir 20 meter itu berada di luar rumah milik korban. Ia ditemukan dalam kondisi mengambang dengan posisi punggung terlihat. Dengan mengerahkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Purwakarta akhirnya jenazah korban dari sumur kedalaman sekitar 20 meter itu. "Korban meninggal? di sumur, jenazahnya sudah diangkat," ujar Kepala DPKPB Purwakarta, Wahyu Wibisono, di sekitar lokasi kejadian.
Pengambilan jenazah membutuhkan waktu cukup lama karena kedalaman sumur yang cukup dalam. Warga sekitar pun turut membantu evakuasi jenazah korban di dalam sumur. Sementara keluarga sempat menangis histeris melihat evakusi. "Diameter sumur yang sempit dan kedalaman membuat evakuasi berjalan lambat. Yang pasti jenazah setelah dievakuasi dalam kondisi sudah tidak bernyawa," kata dia.
Wibisono mengungkapkan, penemuan jasad korban pertama kali diketahui oleh anaknya yaitu, Adis Sukanda yang curiga lantaran Apong tidak berada di rumah. Keluarga pun ketika itu, kata dia, langsung bergegas mencari ke sejumlah tempat yang biasa Apong kunjungi. Sementara Adis anak korban mencari ke kamar mandi lalu terkejut saat menemukan ibu kandungnya sudah meninggal dunia di dalam sumur sekitar pukul 07.00 WIB.
Pihak keluarga nampak terpukul. Hanya saja, informasi yang dihimpun, korban mengalami depresi lantaran ditinggal kawin oleh suaminya ."Informasi dari keluarga korban ini mengalami depresi. Jenazah korban langsung di bawa ke rumahnya tidak di bawa kerumah sakit karena pihak keluarga korban telah menerima atas meninggalnya Apong Ruhyati sebagai musibah,'' pungkasnya. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template