Dana Bantuan Buat DTA Dicoret - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dana Bantuan Buat DTA Dicoret

Dana Bantuan Buat DTA Dicoret

Written By Admin Raka on Jumat, 15 Desember 2017 | 12.45.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Kehadiran madrasah Diniyah Taklimiyah Awaliyah (DTA) rupanya masih dipandang sebelah mata. Payung hukum berupa peraturan daerah yang menguatkan keberadaannya seolah hanya tinta di atas kertas. Buktinya, tahun depan tidak ada sepersenpun dana APBD untuk 948 DTA di Kabupaten Karawang. Artinya, dana Biaya Operasional Perawatan Fasilitas (BOPF) yang dinanti seperti tahun-tahun sebelumnya yang mencapai Rp 4,5 miliar hilang dalam draft APBD murni tahun depan. Parahnya, anggota DPRD yang duduk di badan anggaran juga mengaku kecolongan, setelah mengetahui tidak ada sama sekali anggaran untuk lembaga pendidikan agama tersebut.
Anggota Banggar DPRD Kabupaten Karawang dr Atta Subagjadinata mengaku kaget dana hibah atau sejenis bantuan BOPF tidak ada dalam draft APBD murni tahun 2018. Padahal anggaran untuk DTA rutin ada setiap tahun sejak era Ade Swara. Semula dia mengira anggaran ini akan terus berlanjut karena komitmen Perda DTA. "Miris saja dari 948 DTA di Karawang, masa iya tidak ada satupun pos anggaran untuk membantunya," ungkapnya kepada Radar Karawang, Kamis (14/12) kemarin.
Ia melanjutkan, pihaknya sudah mendesak dan menagih komitmen Pemkab Karawang soal Perda DTA di badan anggaran. Jika dalam anggaran murni tidak ada, dia paksa agar anggaran untuk DTA bisa diupayakan di anggaran perubahan tahun depan. "Semula APBD kita sudah mampu menggelontorkan dana hibah untuk DTA sebesar Rp 4,5 miliar. Ini juga sebenarnya masih tergolong kecil jika dibanding Indramayu yang mencapai Rp 14 miliar. Nah, ketika di APBD 2018 ditiadakan, terus terang kami keberatan," katanya.
Hilangnya dana hibah untuk DTA, kata Atta, kabarnya karena kekhawatiran eksekutif muncul kembali permasalahan hukum. Padahal, jikapun muncul persoalan dari dana hibah yang digulirkan APBD 2017, tidak lantas mengorbankan perhatian pemkab terhadap DTA yang telah ada perda-nya. "Setelah banyak desakan, pihak eksekutif menjanjikan bakal dimunculkan lagi pada APBD perubahan 2018. Bahkan, Kemenag Karawang telah menyatakan kesiapannya melakukan pembinaan madrasah secara intensif," tuturnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template