Dana Bansara Dikucurkan Lagi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dana Bansara Dikucurkan Lagi

Dana Bansara Dikucurkan Lagi

Written By Angga Praditya on Selasa, 05 Desember 2017 | 12.00.00

TELAGASARI, RAKA - Ada kabar gembira bagi pengurus sarana keagamaan. Bantuan sarana keagamaan (bansara) yang sempat dihentikan setelah edaran Kementerian Dalam Negeri dua tahun lalu, akhirnya dibuka kembali krannya oleh Pemerintah Kabupaten Karawang.
Kasie Kesos Kecamatan Cilamaya Wetan Amir mengatakan, Bansara yang pernah diajukan tahun 2014, tidak harus mengajukan lagi. Karena Bagian Kesra sudah memverifikasinya baru-baru ini. Artinya, selain calon penerima dan calon lokasi serta pagu yang sudah tertera, bantuan rehab musala, majelis taklim dan sejenisnya itu tinggal menunggu waktu pencairan. "Pencairan Bansara bagi ajuan 2014 tidak dianggarkan di anggaran murni tahun 2018, melainkan di anggaran perubahan tahun 2018 atau ABT," ujarnya kepada Radar Karawang, Senin (4/12).
Pihaknya menepis anggapan kesibukan para pegawai desa dan pengurus sarana keagamaan adalah untuk pengajuan ulang, tetapi memastikan calon penerima dan calon lokasi yang sebelumnya mengajukan bantuan pada tahun 2014 sudah terverifikasi. "Untuk memastikan kebutuhan yang diajukan tahun 2014 sudah sesuai," ungkapnya.
Ketua Komisi A DPRD Karawang Ir Teddy Luthfiana mengapresiasi Pemkab Karawang yang berani membuka kembali bansara. Karena, di kabupaten lain hal serupa sudah dilakukan. Bansara ini diakui Teddy menjadi hal penting bagi masyarakat, karena selama reses selain keluhan infrastruktur jalan, masyarakat juga banjir keluhan sarana keagamaan seperti rehab musala, majelis taklim dan rehab masjid. "Syukur deh ada lagi Bansara, ya walaupun tahun depan di ABT," katanya di sela reses di Desa Cilewo, Kecamatan Telagasari.
Selain Bansara, sebut Tedy, dana hibah juga siap mengucur tahun depan kepada Ormas, lembaga dan yayasan berbadan hukum dengan syarat dan ketentuan yang berlaku sebagaimana Perbup Nomor 34 tahun 2017. "Tapi saya tidak sepakat kalau bansos untuk ekonomi digulirkan seperti kelompok-kelompok usaha dan sejenisnya, karena rentan fiktif," ujarnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template