Daerah Tertinggal yang Jadi Tempat Wisata - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Daerah Tertinggal yang Jadi Tempat Wisata

Daerah Tertinggal yang Jadi Tempat Wisata

Written By Angga Praditya on Minggu, 10 Desember 2017 | 20.00.00

CIBUAYA, RAKA - Anda tahu Kampung Sedari, Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya ? Kalau datang ke daerah tersebut sekitar tahun 2008 mungkin akan merasa kapok untuk kembali lagi ke Desa tersebut. Tapi harus diketahu saat ini Desa yang tadinya tertinggal itu sudah berubah menjadi daerah yang ramai dikunjungi oleh wisatawan.
Perubahan tersebut bermula saat adanya gerakan peduli Sedari yang dilakukan oleh PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) yang merupakan cucu dari PT Pertamina Persero. Dengan menggarap berbagai program dari anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) akhirnya Sedari hari ini memiliki pantai terindah di Kabupaten Karawang.
Selain program peningkatan infrastruktur yang dilakukan oleh PHE ONWJ diluncurkan juga dua program andalan yaitu Sarana Air Bersih dan Orang Tua Asuh Pohon (OTAP).
Sedari yang tadinya daerah rawan abrasi bahkan dalam satu bulan saja bisa sampai empat hingga lima kali rob, kini hanya tinggal sesekali saja rob dalam satu tahun. Bahkan sebelum diluncrukannya program sarana air bersih oleh PHE ONWJ atau sebelum tahun 2014, warga Sedari mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Untuk mendapatkan air bersih warga harus menempuh belasan kilo meter dengan biaya sekitar Rp30 ribu untuk satu galon.
"Untuk dapat air bersih harus naik perahu dulu kedepan, karena jalannya jelek apalagi kalo musim hujan gak bisa dilewati, atau kami mengandalkan air hujan," beber Iwan polim (57) ketua komite pengembangan masyarakat desa, kepada Radar Karawang, Kamis (7/12).
Program air bersih tersebut sangat memberikan manfaat untuk warga Sedari, saat ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang pada awal peluncuran hanya mampu menghasilkan 50 galon perhari, setelah ada pengembangan menjadi 120 galon perhari. "Airnya dijual kepada masyarakat dengan harga Rp2500 pergalonnya, tapi kalau warga yang datang gak punya uang, tetap saja dilayani," ujarnya.
Hasil dari pengelolaan air bersih tersebut diperuntukan biaya operasional ambulans desa. Karena pemerintah daerah Karawang memberikan mobil ambulans tidak dengan biaya operasionalnya. Selain itu untuk sumbangan kematian juga. "Air bersih dengan Teknologi Reverse Osmosis (RO) ini meningkatkan kemandirian warga," ujarnya.
Sementara program Orang Tua Asuh Pohon (OTAP) adalah langkah PHE ONWJ untuk mengatasi rob dan abrasi. Program tersebut dimulai pada tahun 2012 dengan menanam pohon mangrove di sepanjang bibir pantai, sepanjang sungai Sedari dan tambak-tambak. Keberhasilan program tersebut sebenarnya bukan selesai pada penanaman saja melainkan adanya perawatan sampai pohon-pohon tersebut benar-benar hidup dan bisa menahan arus gelombang. "Sumber anggarannya dari karyawan (PHE ONWJ), pensiunan, kontraktor termasuk para simpatisan. Dengan cara, setiap karyawan bebas mau menyumbangkan berapa pohon dengan uang perawatan sebesar Rp60 ribu perpohon," beber Isan (50), koordinator OTAP.
Saat ini program OTAP sudah sampai pada tahap memberikan kemandirian kepada warga, karena ada sekitar 28 kelompok penyemai mangrove perkelompoknya sekitar 2 sampai 4 orang. "Sekarang banyak yang beli bibit mangrove kesini," bebernya.
Lain dari itu, kesuksesan program PHE ONWJ juga membuat Sedari bisa menjadi tempat yang indah, bahkan sudah mulai banyak wisatawan yang berkunjung untuk berlibur. Penataan pantai juga terus dilakukan, sekitar pada bulan Januari 2018 mendatang, pemerintah Desa Sedari akan melakukan launching tempat wisata pantai tersebut. "Tempatnya bagus, akses jalannya juga bagus, awalnya lihat dari media sosial, jadi penasaran pengen kesini," ujar Iwan (28) salah satu pengunjung yang merupakan warga Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok.(zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template