Ciptakan Wirausahawan Baru - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ciptakan Wirausahawan Baru

Ciptakan Wirausahawan Baru

Written By Angga Praditya on Kamis, 21 Desember 2017 | 15.30.00

Disnakertrans Gelar Pelatihan

PURWAKARTA,RAKA- Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta, telah sukses menggelar berbagai pelatihan bagi peserta Tenaga Kerja Mandiri (TKM) untuk menciptakan wirausahawan baru, Rabu (20/12)
Pelatihan tersebut tak hanya sekadar pelatihan konvensional, melainkan sebuah terobosan yang dilakukan disnaker. Pasalnya, para peserta TKM ini tak hanya dilatih namun juga dipersiapkan segala sesuatunya untuk menjadi wirausahawan. Mulai dari peralatan dan perlengkapan untuk memulai usaha, hingga instruktur yang berkompeten, mumpuni, dan ahli di bidangnya.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Purwakarta Tuti Gantini S.Pd mengatakan, dengan menciptakan wirausahawan baru merupakan langkah strategis untuk mengurangi pengangguran dan membuka lapangan kerja baru. "Langkah ini juga bertujuan untuk menciptakan dunia wirausaha yang kuat yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi," ujarnya.
Sementara Bendahara Pengeluaran Pembantu Disnakertrans Purwakarta Nirmala Puspitasari menjelaskan, pelatihan bagi peserta TKM guna menciptakan wirausahawan baru tersebut dimulai sejak awal Oktober hingga pertengahan Desember 2017. "Pelatihan tersebut digelar sebanyak 12 paket di 12 titik yang berbeda. Satu paket terdiri dari 20 orang. Ada pun 12 titik yang menjadi sasaran tersebar di Kecamatan Pasawahan, Wanayasa, Kiarapedes, Tegalwaru, Plered, Campaka, dan Cibatu. Di antaranya di Citeko, Cilegong, Sukajaya, Pasawahan Kidul, Cipancur, Malang Nengah, Babakansari, Cirende, Ciracas, Cadasmekar, Mekarjaya, dan Gurudug," kata Nirmala.
Ia mengatakan, sebelum menggelar pelatihan, pihaknya melakukan pendataan terlebih dahulu. "Jadi seluruh peserta pelatihan merupakan hasil seleksi. Misalnya dari segi usia, harus 30 tahun ke bawah dan diutamakan warga sekitar dilihat dari KTP-nya," ujarnya.
Jenis pelatihan dan bantuan peralatan, kata ia, disesuaikan dengan potensi yang dimiliki desa tersebut. "Misalnya di Desa Ciracas Kecamatan Kiarapedes, terdapat bahan baku pala yang melimpah, sehingga kami siapkan instruktur yang ahli dalam mengolah pala. Termasuk peralatan yang mendukung seperti oven, kompor gas, dan lainnya,"  kata dia.
Sementara, di Desa Cirende, Kecamatan Campaka potensinya menjahit. Ke-20 peserta berikan 20 mesin jahit, jadi satu peserta satu mensin jahit, termasuk tenaga pendamping. "Mereka kini berhasil memproduksi berbagai kerajinan seperti sarung bantal unik, tas cantik, dan lainnya," ujarnya.
Lain halnya di Desa Cilegong, Kecamatan Jatiluhur, di mana pembuatan kerupuk kulit ikan patin menjadi pilihannya. "Yang cukup berhasil adalah di Desa Pasawahan Kidul dan di Kiarapedes dengan jenis pelatihan membuat roti dan donat. Mereka kini sudah berhasil menjual dagangannya ke berbagai sekolah," kata Nirmala.
Dirinya juga menyebutkan, setiap pelatihan digelar selama tiga hari dan setiap harinya para peserta mendapatkan uang saku sebesar Rp 150 ribu atau total Rp 450 ribu. "Usai pelatihan akan terus kami pantau selama tiga bulan ke depan untuk mengetahui progresnya seperti apa," ujarnya.
Ke depan, kata Nirmala, pihaknya ingin lebih banyak menyasar peserta pria karena lebih berpotensi dan perannya sebagai kepala keluarga bisa menjadi penggerak perekonomian keluarga. "Mudah-mudahan tahun depan peserta dari kalangan prianya lebih banyak dan pelatihan yang diberikan lebih beragam," pungkasnya. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template