Cikarang - Karawang Enam Jam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Cikarang - Karawang Enam Jam

Cikarang - Karawang Enam Jam

Written By Admin Raka on Sabtu, 23 Desember 2017 | 14.30.00

Dengar Informasi Macet Langsung Keluar Tol Cikarang

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Pertigaan Kobak Biru, di perlintasan Desa Sukamulya, Kecamatan Telukjambe Barat menjadi pelampiasan pengendara mobil yang terjebak macet di tol Cikampek - Jakarta. Jalan itu menjadi jalur alternatif menuju Bekasi dan Jakarta.
Seperti terlihat kemarin (22/12) di ruas jalan itu, ratusan mobil terjebak macet di perlintasan tersebut. Kendaraan-kendaraan itu memilih jalur Kobak Biru untuk menghindari kemacetan di tol menuju arah Jakarta. Akibat kemacetan tersebut kendaraan mengular hingga ratusan meter meski terpaksa harus bergerak perlahan. "Macet disini dampak kemacetan di tol Cikampek - Jakarta. Pengendara melintasi jalur ini kaerna menghindari macet ke arah Jakarta," ujar Wahyu (33), warga yang berinisiatif mengatur lalulintas di pertigaan Kobak Biru.
Dikatakan Wahyu, sejak pagi sekitar pukul 07.00 WIB kendaraan sudah mulai tampak ramai lancar. Pengaturan jalan yang dilakukan warga amat membantu. Jalan yang rusak kini tengah diperbaiki sehingga membuat kemacetan makin parah. "Saya berinisiatif bersama rekan saya agar kondisi macetnya tidak semakin parah," ucapnya memberi alasan keberadaannya di tengah jalan pertigaan Kobak Biru. 
Diakuinya, kendaraan mulai padat sejak Kamis (21/12) kemarin hingga mengakibatkan kemacetan. Sementara kendaraan yang melintas didominasi jenis minibus ber plat B dan rata-rata dari arah Jakarta. "Sampai sekarang lalulintas bukannya semakin lancar tetapi makin macet karena semakin banyak kendaraan yang menggunakan jalur ini sebagai jalan alternatif menuju Jakarta," terang Wahyu.
Sementara sopir minibus dari Jakarta Ervan (41) membenarkan kalau jalan tol cukup padat. Bahkan untuk meminimalkan kemacetan petugas menggunakan sistem contra flow dari arah KM 55 Cikarang Pusat. "Sebagian besar kendaraan banyak yang keluar tol Cibatu, Cikarang, jadi saya melihat kemacetan cukup panjang, sehingga memutuskan gunakan jalan tikus (Regular, red) agar tidak terjebak oleh kemacetan, dan akan menggunakan lajur utama Karawang," jelasnya.
Di tempat terpisah I wayan Gede (38) sopir minibus yang lain mengungkapkan, dia memutuskan melintasi jalur Kobak Biru setelah mendengar informasi kemacetan di tol dari radio mobilnya. Begitu tahu kondisi lalulintas, dia ketika itu berada di tol Cikarang dan dari Cikarang tetapi langsung keluar tol. "Saya keluar tol setelah mendengar informasi kemacetan dari radio mobil. Rencana kita mau liburan di Bandung. Saya berangkat tadi jam 7 pagi, sampai jam 13.00 Wib baru sampai Karawang. Dari pada berlama-lama, mendingan keluar gunakan jalan biasa, yang rencananya saya akan gunakan lajur Purwakarta lintas curug, karena saya tahu lewat sana," ujarnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template