Bumdes Zaman Now Siap Beraksi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bumdes Zaman Now Siap Beraksi

Bumdes Zaman Now Siap Beraksi

Written By Admin Raka on Kamis, 28 Desember 2017 | 15.00.00

Huller Bumdes Bersama Cilamaya Dioperasikan

CILAMAYA WETAN,RAKA - Setelah di uji coba pihak ke 3, Rice Milling Unit atau mesin penggiling padi (heler) bantuan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) senilai Rp 2,8 Miliar di Bumdes Bersama Kecamatan Cilamaya Wetan, resmi beroperasi Rabu (27/12). Peresmian heler tersebut langsung dilakukan Direktur Pengembangan Sumber Daya Alam (SDA) dan Kawasan Pedesaan Kementrian Desa.
Kepala Desa Mekarmaya Herman mengatakan, mesin ini sudah diuji coba dan hasilnya sukses, kali ini pihak Kemendes meresmikan operasinya mesin penggiling padi asal Vietnam ini. Karenanya,  meskipun diturunkan alatnya ini untuk Bumdes bersama Cilamaya Wetan, namun tanah yang jadi tempatnya ini merupakan asset milik Bumdes Maju Bersama Desa Mekarmaya yang dibeli seharga Rp 160 juta. 
Karena, sebut Herman, ia khawatir jika bantuan mesin ini harus gagal karena ketiadaan lahannya. Untuk itu, Bumdes Mekarmaya memfasilitasinya optimal. Hanya saja keluh Herman, ia berharap, bukan sebatas mesinnya saja, tetapi juga heler ini membutuhkan hamparan gabah, tempat penampungan berasnya, bahkan dedak atau sekamnya. Maka dia harapkan bisa difasilitasi lagi kedepannya, termasuk soal pengadaan listriknya yang diharapkan lewat Genset. 
Terlepas dari hal itu semua,  dirinya tetap mengapresiasi kepercayaan Kemendes pada Desa dan Kecamatannya untuk menjadi pionir prosuksi beras dengan kualitas teknologi serba otomatis ini. " Kita bangga punya Heler ini, namun kedepan, lahan untuk gabah dan berasnya ini harus juga berkesinambungan," Ungkapnya.
Ketua Bumdes Bersama Kecamatan Cilamaya Wetan, H. Asep Gunawan Lc mengatakan, ia menghaturkan terimakasih atas kepercayaan Kemendes menitipkan Rice Milling ini bagi masyarakat tani di Cilamaya dengan harapan ada peningkatan lebih ekonomi pertanian seiring dengan keberadaan heler khusuanya di Cilamaya Wetan ini. Ia catat, ada sekitar 5.200 hektar lahan sawah di Kecamatan ini, semua itu jika berkembang dan kompak, maka harga dan ekonomi pertanian bisa dikuasai, karena selain mampu produksi  10 ton beras perharu,  medium yang dihasilkan mesin heler ini dari sisi harha berani bersaing,  karena sudah ditawari Rp 12 ribuan perkilogramnya. "Potensi kita besar, jika semua petani kompak, maka kita bisa kuasai harga dan ekonomi pertanian," katanya.
Ade Sudana, Kepala DPMPD Karawang mengatakan Bumdes dari berbagai Kabupaten kota berlomba berkeinginan memiliki rice Milling, namun pilihannya jatuh pada Cilamaya Wetan dan dipercaya untuk mengelola pertanian masyarakat desa di Indonesia. Karenanya, ia harapkan dengan dioperasikannya heler ini, selain bisa kompak memanfaatkannya, juga bisa sama-sama wujudkan persepsi untuk operasionalnya bersama masyarakat desa. Karenanya, ia berpesan, jangan sia-siakan bantuan ini. "Hayo manfaatkan yang maksimal, untuk peningkatan pasar pertanian Karawang," katanya.
Saat peresmian beroperasinya Heler, Direktur Pengembangan SDA dan Kawasan Pedesaan, Kementrian Desa Arimurti B Suprapto mengaku, pihaknya menaruh harapan ke Karawang,  utamanya dikawasan pedesaan. Pemberian mesin giling padi ini adalah bagian kecil membantu Karawang, khususnya unggulan padi yamg memamg memiliki potensi besar. Maka,  melihat peluang ekonomi pertanian di cilamaya ini, pihaknya ajak petani di Karawang, untuk ikut serta dalam pengelolaan Bumdes, mulai tanam sampai pemasarannya, tinggal di susun saja sambung Ari,  pembinaan dan pengembangan organisasi bumdesnya, karena, pasar di Jakarta dari beras Karawang sudah mengantri.
Jujur, sebur Ari, baru Cilamaya ini yang memiliki Bumdes bersama dengan kapasitas bantuan yang baik se Indonesia, untuk itu, ia berpesan, kiranya petani melalui kelompoknya. Kades beserta para Kepala Bumdes agar selalu kompaj berintegrasi mewujudkan potensi jadi peluang, dan peluang menghasilkan keuntungan bersama. "Bentuk kepesertaan poktan di Bumdes penting, jika 5 Ribu hektar di gabung, bisa bersaing sektor ekonominya," pungkasnya. (rud)


Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template