Buku IPS Sekolah Dasar Ditarik - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Buku IPS Sekolah Dasar Ditarik

Buku IPS Sekolah Dasar Ditarik

Written By Admin Raka on Kamis, 14 Desember 2017 | 13.00.00

Tulis Yerusalem Ibukota Israel

PURWAKARTA,RAKA - Beredarnya buku pelajaran IPS yang berisi konten kontroversial terkait penyebutan Yerusalem sebagai Ibukota Israel yang banyak digunakan sejumlah sekolah dasar (SD), sempat menjadi perbincangan publik.  Mengetahui hal tersebut, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Purwakarta, langsung mengeluarkan surat edaran penarikan buku pelajaran IPS terbitan Yudistira itu.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, H. Purwanto menyebutkan, buku IPS terbitan Yudistira yang digunakan sejumlah SD itu, merupakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 cetakan 2009. Artinya buku tersebut sudah lolos dari Kementerian Pendidikan. "Jadi yang bermasalah itu ada di kementerian bukan di sekolah sebagai pengguna. Mengapa buku dengan konten kontroversi itu harus lolos dari pengawasan," ungkap Purwanto, kepada kepada sejumlah awak media, Rabu (13/12).
Surat edaran penarikan itu, kata dia, sudah dibuat tinggal didistrubusikan ke sekolah-sekolah yang rencananya Kamis (14/12) hari ini. Semua sekolah harus menarik dari semua pengguna buku IPS itu setelah menerima surat edaran disdik. Pihaknya pun menunggu respons pihak sekolah atas surat edaran itu.
Lebih lanjut dia menjelaskan, buku IPS terbitan Yudistira itu juga terkategori buku sekolah elektronik (BSE). Artinya, siapa pun bisa mengunduhnya melalui internet.
Sementara dihubungi terpisah, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kecamatan Manis Suhaeli, sejak pagi hingga siang tadi pihaknya mengumpulkan kepala sekolah (Kepsek)  SD di wilayah Maniis terkait antisipasi atas beredarnya buku IPS kelas VI terbitan Yudistira yang berisi konten kontroversi. Mereka diminta segera mengecek halaman dari buku yang tersebut. "Kalau disdik akan mengirimkan surat edaran, ya lebih baik sebagai penguat kami dalam melakukan langkah-langkah antisipatif. Tidak hanya buku itu yang kami periksa, melainkan buku terbitan lain pun akan dicek. Sejak menjadi viral kami sudah melangkah, salah satunya dengan mengumpulkan para kepsek agar menarik dulu buku pelajaran itu," ujarnya. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template