Bendera Partai Semaki Pinggir Jalan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bendera Partai Semaki Pinggir Jalan

Bendera Partai Semaki Pinggir Jalan

Written By Admin Raka on Selasa, 26 Desember 2017 | 17.30.00

TELUKJAMBE  BARAT, RAKA - Sejumlah reklame dan baliho bakal calon gubernur Jawa Barat yang dipasang sebelum waktunya menarik perhatian. Sebagian tampil secara individu. Sayangnya, alat peraga itu digantungkan di pepohonan sehingga merusak pertumbuhan pohon, selain menimbulkan kesan kumuh. Hingga kini belum ada upaya Satpol PP untuk menertibkan alat-alat peraga tersebut.
Seperti diungkapkan Handri (40) warga Kecamatan Telukjambe Barat, alat-alat peraga kampanye itu belum waktunya ditampilkan karena belum memasuki masa pemilu. Bahkan bukan hanya alat peraga berbentuk reklame atau baliho, malah bendera-bendera partai pun sudah menyemarakkan sudut-sudut kota. Kondisi tersebut membuat wajah kota terkesan kumuh.
"Mestinya sudah ada upaya dari Satpol PP dan instansi terkait untuk menertibkannya. Apalagi saat ini kan belum memasuki masa pemilu," tandas Handri, Senin (25/12). Dia menyayangkan alat-alat peraga kampanye itu digantungkan di pohon-pohon dengan cara dipaku di pinggir jalan utama Telukjambe Barat. Padahal tindakan memaku pohon itu bisa mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pohon.
Ditanya siapa yang memasang spanduk dan bendera-bendera partai, Handri mengaku tidak tahu. Dia hanya melihat spanduk dan bendera-bendera partai itu sudah bergantungan di pohon-pohon dan ada yang ditempelkan dengan cara dipaku. "Kapan dipasangnya saya tidak tahu, yang jelas pas lewat sudah ada," ungkap Handi menuturkan sehari sebelum ada spanduk dan alat-alat peraga berbau kampanye itu, paginya ketika dia melintasi lokasi alat-alat peraga itu sudah terpasang.
Kendari demikian Handi berharap Satpol PP terutama yang di kecamatan bertindak tegas. Mereka mesti secepatnya berkordinasi untuk memastikan penertiban alat-alat peraga tersebut. Karena keberadaan spanduk, reklame dan bendera-bendera partai itu dinilai menimbulkan kesan kumuh terhadap lingkungan. "Seharusnya sudah bisa ditertibkan karena mengganggu pemandangan," tegasnya.
Komandan regu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tegalwaru Deni Jayusman, disinggung soal itu, mengatakan jika kini telah terbentuk PPK (Panitia Pemilu Kecamatan). Menurut dia, jika ada laporan dari PPK, maka akan ditindak lanjuti oleh Polisi Pamong Praja untuk penindakan. "Kita hanya bisa melakukan penertiban setelah ada laporan, itupun tertulis agar ada penertiban alat peraga bakal calon atau foto calon gubernur juga bendera partai. Kami tidak bisa melakukan penindakan secara langsung, khawatir malah menyalahi aturan," tegasnya.
Sementara, saat Radar Karawang menyambangi kantor Panitia Pemilu Kecamatan Tegalwaru kantor itu dalam keadaan tertutup tidak ada aktifitas. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template