Bangun RS Paru di Karawang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bangun RS Paru di Karawang

Bangun RS Paru di Karawang

Written By Admin Raka on Senin, 11 Desember 2017 | 13.30.00

KARAWANG, RAKA - Desakan agar pemerintah daerah segera membangun rumah sakit khusus paru kembali menguat. Terlebih jika menimbang banyaknya pasien penyakit tersebut yang berobat ke RSUD Karawang.
"Jika ada rumah sakit paru pasti fasilitasnya lebih lengkap dan penanganannyapun bisa lebih maksimal, sehingga pasien yang berobat bisa tertangani secara optimal," ucap Hasim (35) warga Kecamatan Rengasdengklok, Minggu (10/12).
Dia mengaku sudah 15 hari nungguin orang tuanya yang menderita penyakit paru di RSUD Karawang. Karena belum optimalnya penanganan penyakit itu di RSUD proses kesembuhan orang tuanya jadi lama sehingga membuatnya jadi sering izin tidak kerja karena harus menunggui di rumah sakit.
Hal senada diungkapkan Pian (34) karyawan swasta yang juga menunggui orang tua karena menderita penyakit paru. Pekerjaan menunggu itu sudah dua minggu dilakukan. Namun hingga kemarin belum ada tanda-tanda kesembuhan orang tuanya. Padahal akui warga Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok ini, status dia saat ini sebagai karyawan di sebuah perusahaan di Karawang dan dia harus bekerja. "Kalau ada rumah sakit paru barangkali saya tidak harus lama-lama izin tidak masuk kerja. Karena penanganannya mungkin akan lebih optimal ketimbang di RSUD," ucapnya. 
Apalagi, diperhatikan Pian setiap hari pasien penderita penyakit paru, seperti bergantian keluar masuk, sedangkan daya tampung RSUD sendiri terbatas. Bahkan pasien lelaki dan perempuanpun sempat tidak dipisah saking penuhnya.
"Saya sering baca di koran jika pembangunan Rumah Sakit Paru ini sudah lama akan dibangunkan namun entah apa alasannya saya tidak tahu, sampai hari ini masih belum juga terealisasi. Padahal kami sebagai masyarakat kecil sangat membutuhkan, dua minggu saya menunggui mertua saya, jadi saya tahu jika rumah sakit paru itu sangat diperlukan," ungkapnya.
Senada itu, Hasanudin (75) yang ditemui sedang menunggu cucunya yang sudah empat hari menderita sakit paru-paru mengatakan jika keberadaaan rumah sakit paru itu sangat penting di Kabupaten Karawang.
 Apalagi tidak sedikit warga Karawang yang menderita penyakit tersebut. "Rumah sakit paru bagi masyarakat kecil sangat dibutuhkan, karena tidak sedikit pasien yang sering bolak balik dirawat di RSUD karena penyakitnya yang sering kembali kambuh.
 Saya sangat mengharapkan sekali terutama bagi masyarakat kecil buat orang-orang susah kayak kami ini, harus bolak balik rumah sakit jelas sangat merugikan, banyak pekerjaan terbengkalai karena harus menunggui keluarga yang sakit," ujar warga Poponcol Kidul, Kelurahan Karawang Kulon.
Sementara itu, ketika dimintai keterangannya mengenai jumlah penderita penyakit khusus paru setiap bulannya, melalui dokter piket bagian Humas RSUD, jika bagian pendataan pasien yang masuk ke RSUD dengan spesifikasi 10 penyakit utama ada pada bagian PPL yang kebetulan sedang libur.
"Besok saja ya, hari inikan libur, ke bagian PPL ya, kita disini hanya kebetulan sedang piket jaga, kewenangnannya ada dibagian sana," ungkap petugas humas itu. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template