Bak Sampah Depan Gading Elok Berbahaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bak Sampah Depan Gading Elok Berbahaya

Bak Sampah Depan Gading Elok Berbahaya

Written By Admin Raka on Senin, 18 Desember 2017 | 14.00.00

KARAWANG, RAKA - Tangki sampah di pinggir jalan Veteran Irigasi Johar, tepat di depan Perumahaan Gading Elok, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur dikeluhkan. Bak penampung sampah dari besi itu menjorok hingga bahu jalan hingga membahayakan pengguna jalan.
"Kalau saja sekitar lokasi tempat bak sampah besi itu gelap pasti sudah ada pengendara yang nabrak tempat sampah itu," ujar Rahma (27) warga Kampung Sukamurni, Kelurahan Karawang Wetan, mengungkapkan. Dia berharap Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) meletakkan bak sampah itu tidak mengenai bahu jalan, sehingga pengendara kendaraan bermotor aman melintas di ruas itu.
Apalagi lanjut dia, kondisi lalulintas di ruas itu termasuk padat lalulintas, terutama pagi hari saat jam kerja pegawai. Kepadatan lalulintas kerap memaksa kendaraan melintas agak kepinggir sehingga posisi kendaraan rawan menyenggol bibir bak sampah. Diakuinya badan jalan sudah diperlebar sehingga kemungkinan terjadinya kemacetan bisa diminimalkan, tetapi itu tidak menjamin ruas jalan itu aman.
Dijelaskan, sejak rampungnya pembangunan jembatan Sukasari di depan Perum Gading Elok tempat pembuangan sampah sementara disamping pintu masuk jembatan dihancurkan. TPS itu sendiri dinilai sudah tidak representatif lagi karena selain sebagian dindingnya juga sudah hancur sampah yang dibuang ke tempat sampah itu juga overload. Untuk itu DLHK menempatkan dua bak sampah besi di sekitar lokasi. Sayangnya mesti sudah ada dua bak sampah tetap belum mampu menampung semua sampah warga perumahan itu.
Lurah Karawang Wetan Dedi Supardi, saat dikonfirmasi, akhir pekan (15/12) kemarin tidak menyangkal keberadaan dua bak sampah besi itu untuk menampung sampah warga perumahan itu. Diapun mengakui dua bak sampah itu tetap belum mampu menampung semua sampah yang dibuang. "Ada 1000 rumah di Perumahan Gading Elok yang sampahnya dibuang ke bak sampah itu. Itu jumlah yang sangat besar dan membutuhkan tempat pembuangan sampah besar. Belum termasuk sampah sampah pedagang yang berjualan di sekitar perumahaan," ucap Lurah Dedi.
Dedi menambahkan dalam satu hari sekitar 12 roda sarat sampah perumahan yang dibuang ke bak sampah di depan perumahan itu. Kalau rata-rata satu roda menampung minimal 2-3 kubik sampah dikalikan 12 jumlahnya bisa mencapai 24-36 kubik. Sementara bak sampah daya tampung bak sampah hanya mencapai 1 ton sampah atau dibawah 15 kubik. "Pasti overload, daya tampung bak tidak sebanding volume sampah yang jumlahnya amat besar," ucap Dedi.
Sementara menyinggung posisi bak sampah menjorok ke bahu jalan Dedi mengatakan mestinya tidak seperti itu tetapi kondisi lokasi menuntut begitu, karena kalau dipaksakan ke bibir irigasi dikhawatirkan tanahnya tidak mampu menahan beban sehingga rawan amblas ke irigasi. "Nantinya akan ada pengecoran untuk menguatkan bibir jalan sehingga mampu menahan beban bak sampah," ucap Dedi.
Dedi juga menambahkan, untuk menyiasati keindahan dan kenyamanan lingkungan bantaran irigasi, pihaknya akan mengajukan lokasi di belakang Perum Gading Elok sebagai lokasi tempat penampungan sampah. Lokasi itu milik Kelurahan Karawang Wetan dan selama ini masih berbentuk lahan kosong dan tidak ditempat. "Kalau diizinkan kami akan mengajukan lokasi tempat pembuangan sampah sementara, cuma saja masih harus minta persetujuan pihak perumahaan karena nantinya distribusi angkutannya akan melintasi lingkungan perumahan," tandas Dedi. (ari)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template