Aking Divonis 1,5 Tahun Bui - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Aking Divonis 1,5 Tahun Bui

Aking Divonis 1,5 Tahun Bui

Written By Angga Praditya on Selasa, 19 Desember 2017 | 12.00.00

Kasus Penistaan Agama

KARAWANG, RAKA - Terdakwa kasus penistaan agama, Aking Saputra, akhirnya divonis bersalah. Mantan Direktur PT tatar Kertabumi itu, bahkan dijatuhi satu tahun enam bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Karawang, Senin (18/12).
Ketua Majelis Hakim Surachmat SH MH menilai, Aking Saputrta dengan sah dan meyakinkan terbukti melanggar pasal 156 A tentang Penodaan Agama. "Saudara Aking Saputra divonis selama 1 tahun 6 bulan, dengan hukuman yang sudah berjalan selama menjadi tahanan," katanya saat membacakan putusan.
Vonis yang dijatuhkan majelis hakim tersebut, sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut terdakwa dipenjara 1,5 tahun. Meski menjatuhkan hukuman, namun majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa maupun jaksa penuntut untuk melakukan banding. Namun pada persidangan kemarin, Aking menyatakan pikir-pikir terhadap vonis tersebut. Begitupun Tim Jaksa Penuntut Umum, menyatakan pikir-pikir.
Kendati begitu, majelis hakim memberikan kesempatan selama sepekan kepada terdakwa untuk menentukan sikap atas vonis tersebut. Pada saat membacakan putusan, hakim juga menyebutkan hal-hal yang meringankan yang dilakukan oleh terdakwa diantaranya, telah meminta maaf secara terbuka, serta sikap kooperatif selama jalannya proses persidangan.
Berdasarkan pantauan Radar Karawang di lapangan, sejak sidang berlangsung pukul 10.00, massa dari berbagai elemen masyarakat memenuhi lingkungan kantor pengadilan sambil memantau jalannya sidang. Mereka juga berorasi di depan kantor pengadilan secara bergiliran yang dikawal ketat aparat kepolisian.
Terkait vonis yang dijatuhkan majelis hakim, sebagian pengunjuk rasa menilai vonis terlalu ringan. Mereka sebelumnya berharap agar vonis ditetapkan jauh di atas tuntutan jaksa. "Terlalu lemah dengan hanya mengganjarnya kurang dari dua tahun," ujar salah seorang penggerak aksi unjuk rasa, Aris Fadil, kepada Radar Karawang, Senin (18/12).
Sementara Sekretaris FPI Karawang Trisno mengatakan, pihaknya menghargai keputusan yang sudah ditetapkan majelis hakim. Dia menilai keputusan tersebut cukup tegas. "Sekalipun tidak memuaskan, kita hormati. Karena hakim telah mengelurakan vonis dengan tegas. Kita harapkan agar tidak lagi ada Aking yang akan datang di Karawang ini," ujarnya.
Kasus penistaan agama yang menjerat Aking Saputra berawal dari kicauannya bernada mendiskreditkan SARA di jejaring media sosial. Ungkapan tersebut lantas memantik gelombang protes dari berbagai elemen masyarakat. Meski telah meminta maaf, namun Aking tetap dilaporkan kepada aparat kepolisian hingga ditetapkan menjadi tersangka. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template