Duh.. Poster Calon Gubernur Bikin Karawang Kumuh !! - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Duh.. Poster Calon Gubernur Bikin Karawang Kumuh !!

Duh.. Poster Calon Gubernur Bikin Karawang Kumuh !!

Written By Admin Raka on Rabu, 27 Desember 2017 | 14.30.00


KARAWANG, RAKA - Meski pilkada masih tujuh bulan lagi namun gejolak pertempuran sudah terasa di Karawang. Sayangnya hal itu diungkapkan melalui spanduk dan baliho yang disebar di sudut-sudut kota. Alhasil, pertempurannya belum tetapi kota Karawang menjadi kumuh.
"Sebetulnya yang perlu bertindak terhadap ini alat-alat peraga kampanye adalah Panitia pengawas (Panwas) Karawang. Tetapi bila panwas meminta maka kita dampingi panwas untuk menertibkan," tandas Sekretaris Satuan Polisi Pamongpraja (Satpol PP) kabupaten Rahmat Gunadi, Selasa (26/12).
Gunadi menyikapi maraknya spanduk, pamflet dan baliho bakal calon gubernur yang menyemaki sudut-sudut kota. Menurut dia, secara aturan belum nampak jelas karena aturannya belum ada. Otomatis sebutnya, pelanggaran pilkada itupun belum ada. "Sekarang belum diatur juga waktunya dari ketentuan makanya aturan pilkada belum ada yang dilanggar, mereka sah-sah saja, kecuali sudah keluar aturan yang mengaturnya, baru disebut ada pelanggaran bila tidak sesuai dengan ketentuannya," terang Gunadi.
"Satpol PP, hanya bisa menindak mengenai K3 saja misalkan di Jalan-Jalan Protokol yang penempatyannya tidak pas baru kita copot siapapun calonnya," tandasnya.
Hanya saja, tambah Gunadi, terkait spanduk, poster-poster bakal calon gubernur yang menyemaki kota dikembalikan kepada masyarakatnya. Masyarakat boleh menilai baik dan tidaknya jika poster dipasang diperkotaan Karawang. "Silahkan menilai sendiri masyarakat akan poter yang ada, karena yang harus di depan saat ini adalah Panwas," ungkapnya.
Sejauh ini, terang Gunadi, panwas sendiri belum mengetahui kinerja efektifnya seperti apa. "Mereka yang bekerja saya tidak tahu, yang pasti sejauh ini belum ada koordinasi soal ketertiban dari panwas baik tanggal maupun harinya," ungkap Gunadi, seraya menjelaskan aturan dan waktu mana yang harus digunakan karena saat ini, belum ada lantaran calonnya juga belum jelas.
Namun kata Gunadi jika dipandang dari sisi Ketertiban, Keindahan dan Kebersihan keberadaan spanduk dan poster calon gubernur itu sudah pasti merusak keindahan kota.
"Saya himbau saja untuk partisipasian partai dan lainnya, untuk bisa arif dan bijaksana dalam hal bersosialisasi menempelkan jangan dipohon dan lainnya. Silahkan sosilisasi. Seperti memasang atribut kalau ditembok agar bisa ada izinnya jangan sampai ditempatkan sembarangan begitu saja, apalagi di taman tengah kota," ungkapnya.
Karena Gunadi berpandangan wilayah perkotaan terutama di jalan protokol itu harus bersih, dan yang sifatnya sosial himbaun kesehatan silahkan, namun lakukan dan ditempatkan yang baik. "Ini sebenarnya perlu diperkuat dengan perbup yang menyatakan daerah-daerah tertentu harus bersih dari baliho dan lainya. Contoh adanya bender belum lama ini, kita berikan waktu satu minggu. Alhamdulillah tiga hari kemudian sudah dicopot lagi," ucapnya.
Gunadi juga mengingatkan, kalaupun melakukan sosialisasi kalau bisa jangan di taman apalagi ditengah kota karena kurang elok. "Saya kira semua harus dewasa menyikapi," ujarnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template