Ada Rencana, Sungai Cikamojing Mau Dinormalisasi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ada Rencana, Sungai Cikamojing Mau Dinormalisasi

Ada Rencana, Sungai Cikamojing Mau Dinormalisasi

Written By Admin Raka on Minggu, 17 Desember 2017 | 11.00.00

PURWASARI, RAKA - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan tahun ini akan melakukan kajian terhadap Sungai Cikamojing dan Ciwaluhu keduanya berada wilayah Kecamatan Purwasari. Kedua sungai itu dinilai telah mengalami penyempitan dan pendangkalan. Sehingga tidak mampu menampung tumpahnya air dalam jumlah yang besar.
Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Asep Hajar mengatakan itu kepada  Radar Karawang, Jumat (15/12). Dikatakannya, saat ini hulu sungai banyak yang gundul sementara wilayah tengah Karawang penuh dengan perumahan. Kondisi-kondisi seperti itu memicu terjadinya abrasi sehingga memicu terjadinya banjir di beberapa tempat. Karenanya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Bidang Penataan Ruang, telah melakukan kajian di sepanjang daerah aliran sungai pada 2017 ini. "Ada dua sungai yang posisinya berada ditengah-tengah perumahan padat penduduk dan sering mengalami banjir yang saat ini tengah dilakukan pengkajian diwilayah Purwasari," ungkap Asep.
Kata Asep, dari hasil pengkajian yang dilakukan, pihaknya telah membangun tanggul agar dapat mencegah banjir agar tidak terjadi luapan air banjir sampai tingkat besaran banjir tertentu agar masyarakat disekitaran sungai tidak terganggu dengan aktifitasnya sehari hari. "Dengan dibangun tanggul akan terbentuk penampang sungai yang tersusun untuk mengalirkan debit banjir. Rencana normalisasi alur sungai penggalian sudetan banjir kanal dan interkoneksi antar sungai untuk merendahkan elevasi muka air banjir sungai sudah dilakukan," ungkapnya seraya memparkan berbagai kegiatan itu harus direncanakan dengan sangat hati-hati dan membutuhkan anggaran yang besar.
Saat ini, terang Asep, Dinas PUPR akan terus melakukan pengkajian agar kedepannya mendapatkan solusi yang maksimal meski tidak seluruhnya atau hanya meminimalisir, karena setidaknya banjir yang akan terjadi dengan intensitas curah hujan tertentu dapat mengalir cepat kembali menuju sungai. "Proses pengkajian ini akan kita lakukan disetiap daerah aliran sungai. Namun yang prioritas adalah daerah yang terpadati oleh pemukiman, dan untuk tahun 2018 mendatang kita akan lakukan pengkajian didaerah aliran sungai Cilamaran," ungkapnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template