90 Persen Sawah Rawamerta Diserang Hama Wereng Coklat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 90 Persen Sawah Rawamerta Diserang Hama Wereng Coklat

90 Persen Sawah Rawamerta Diserang Hama Wereng Coklat

Written By Admin Raka on Jumat, 08 Desember 2017 | 18.30.00

RAWAMERTA, RAKA- Giliran area pesawahan Kecamatan Rawamerta terserang wabah virus hama wereng batang coklat (WBC). Saat ini Desa Sekarwangi yang mempunyai luas area 230 hektar sawah, 90% terserang hama, atas dasar tersebut petani dari 4 Desa yang berada di Kecamatan Rawamerta mulai dari Desa Pasirawi, Desa Sekarwangi, Desa Mekarjaya dan Desa Balongsari berkumpul mengadakan penyuluhan bersama Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT).
Haji karsim (45), salah seorang petani setempat mengatakan, 90% area persawahan yang ada di Desa Sekarwangi dipastikan gagal panen karena serangan hama wereng, menurutnya hal tersebut dikarenakan lambatnya penanganan dari pihak penyuluh pertanian. "Harusnya para penyuluh datang sebelum padi terserang hama agar kami para petani bisa mengerti cara membasmi dan mengendalikan hama wereng tersebut," katanya kepada Radar Karawang, Jumat (8/12) di ruangan Sekolah Dasar Negri (SDN) Sekarwangi 1.
Selain itu para petani meminta adanya bantuan modal untuk penanaman berikutnya, karena untuk saat ini modal petani sudah sangat minim untuk dipakai tanam yang pertama, sedangkan untuk melakukan tanam ulang membutuhkan banyak modal karena harus dimulai dari awal. "Modal para petani sudah hampir habis karena dipakai menanam yang pertama, sekarang kan harus menanam ulang, jadi kami butuh modal seperti yang sebelumnya, kita saja yang mempunyai sawah sendiri kerepotan apalagi petani penggarap atau maro dari orang lain," ujarnya.
Di tempat yang sama Oding (35), petani setempat mengatakan, serangan hama wereng yang saat ini sedang menyerang di area persawahan Kabupaten Karawang merupakan bencana besar bagi petani, tentunya hal ini membutuhkan sentuhan tangan dari pemerintah. Mengingat kategori bencana bukan hanya pada longsor dan banjir saja, justru serangan hama wereng saat ini merupakan bencana yang sangat besar bagi para petani. "Bencana itu kan bukan hanya banjir dan longsor saja, serangan hama wereng yang menyeluruh seperti saat ini juga termasuk kategori bencana, maka dari itu pemerintah harus turun tangan dalam membantu Pertanian Kabupaten Karawang yang dinilai sebagai penopang tangan untuk wilayah Jawa Barat bahkan Indonesia," ucapnya.
Kepala Bidang yantek Indok Jatisari Lili Retnowati mengatakan, dirinya siap menyampaikan keluhan para petani dengan adanya serangan hama wereng yang membuat petani merugi, namun dia memberi syarat kepada para petani agar masa tanam bisa dilakukan pada tahun 2017, karena anggaran yang tertera harus pada tahun ini. Hal tersebut sudah merupakan ketentuan dari pemerintah. "Kalau petani siap menanam dengan bantuan dari pemerintah syaratnya harus bisa tanam pada tahun 2017 saat ini, karena kita tidak bisa menggunakan anggaran tahun 2018, karena itu sudah loncat tahun dan melanggar peraturan pemerintah," tuturnya.
Petani juga di imbau dalam masa tanam yang akan datang untuk menggunakan varietas padi yang tahan hama, seperti halnya inpari 33 dan 43, karena untuk varietas padi Ciherang, ketan, dan Pandan Wangi merupakan tanaman padi yang rentan terserang hama wereng batang coklat (WBC), untuk itu kerjasama antara pemerintah dan petani harus dilaksanakan agar tercapai tujuan bersama. "Kalau bisa petani menanam varietas yang lebih tahan hama, Karena untuk saat ini Wajar saja hama menyerang karena petani menggunakan varietas padi yang dinilai rentan hama," tegasnya.
Selain varietas padi yang tahan hama, ada empat faktor yang harus diperhatikan oleh para petani, pertama  adanya inang atau tempat bersarang hama, kedua tentunya hama wereng tersebut, ketiga lingkungan pertanaman, jarak tanam jangan terlalu rapat dan bisa mengakibatkan lembab, minimal diberikan jajar legowo, keempat manusianya itu sendiri dalam memberikan insektisida harus pas dan tepat sesuai dengan dosis.(rok)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template