6 Desa Belum Ajukan Proposal DBH - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 6 Desa Belum Ajukan Proposal DBH

6 Desa Belum Ajukan Proposal DBH

Written By Angga Praditya on Jumat, 22 Desember 2017 | 15.00.00

CIKAMPEK, RAKA – Sebanyak enam desa di Kecamatan Cikampek, belum mengajukan proposal Dana Bagi Hasil (DBH). Lambannya pengajuan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Karawang itu bisa menghambatn pembangunan di desa.
"Untuk saat ini yang sudah pengajuan proposal DBH baru ada 4 desa saja, yaitu Desa Cikampek Barat, Kamojing, Cikampek Kota dan Cikampek Timur. Untuk ke enam desanya lagi belum melakukan pengajuan," ujar Sekcam Cikampek Asep Amrullah.
Oleh karenanya, dia menambahkan, bagi desa yang belum melakukan pengajuan untuk segera melakukan pengajuan. Karena meski penyerapan anggaran DBH saat ini mengalami penurunan untuk wilayah Cikampek, tapi seharusnya itu tidak menjadikan alasan untuk pesimis dalam menjalankan roda pemerintahan desa. "Meski anggaran bantuan berkurang, jangan sampai mengurangi kinerja pihak desa kedepannya, jadi harus tetap ditingkatkan,” ucapnya.
Sementara Kades Cikampek Selatan Heru Sopandi menyampaikan, pengajuan proposal DBH yang belum dilakukan oleh pemerintahan desa yang dipimpinnya bukan dikarenakan tidak dikerjakan. Akan tetapi, dikarenakan dia masih tergolong baru dalam menjabat sebagai kepala desa. “Ya diwajarkan saja, saya kan baru 6 Bulan jadi Kepala Desa Cikampek Selatan, itu kan tahunan, jadi masih proses menunggu pembuatan. Yang jelas ini bukan karena tidak dikerjakan yah," tegasnya.
Bahkan, dia menyampaikan, saat ini sedang dalam proses perampungan pengjuan anggaran DBH. Pengajuan yang disusun isinya adalah untuk meningkatkan pembangunan di daerahnya tersebut. “Secepatnya kami tuntaskan pengerjaannya, untuk anggaran DBH yang pasti desa kami dapat paling tinggi, kurang lebih Rp190 juta kalau tidak salah,” katanya.
Dia menyarankan, seharusnya untuk persoalan mandegnya pengajuan DBH yang dilakukan pihak desa harus dipertanyakan secara detail apa kendalanya. Dengan demikian dapat diketahui secara pasti apa penyebab mandegnya pengajuan tersebut. “Nah kalau mau ke desa lain, yang kadesnya sudah lebih dari satu tahun menjabat, itu kenapa bisa mandeg. Kalau saya kan baru 6 bulan menjabatnya juga jadi wajar masih proses pembenahan administratif,” ujarnya.(ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template