43 Kader Posyandu Dapat Hibah Provinsi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 43 Kader Posyandu Dapat Hibah Provinsi

43 Kader Posyandu Dapat Hibah Provinsi

Written By Angga Praditya on Jumat, 29 Desember 2017 | 14.00.00

Empat Kader Cuman Dapat Sumbangan

CIAMPEL, RAKA - Bahgian dan penuh keceriaan terpancar pada setiap wajah kader posyandu yang ada di wilayah Kecamtan Ciampel Kamis (28/12) siang kemarin. Pasalnya sebanyak 43 dari 47 kader posyandu yang ada di wilayah Kecamatan Ciampel mendapat bantuan dana hibah rivitalisasi posyandu dari pemerintahan Provinsi Jawa Barat.
Ketua Pokjanal Posyandu kecamatan Ciampel, Irlan Suarlan menyampaikan, hampir tiga tahun lebih dana tersebut tidak pernah ada dan baru muncul kembali di tahun ini. Seluruh kader posyandu yang ada di kecamata ciampel menjelang tahun baru bisa mendapatkan bantuan dana hibah dari provinsi dengan anggaran yang dikucurkan sebanyak Rp84.750.000 untuk semua posyandu baik kecamatan, desa maupun kader posyandu. "Alhamdulilah tahun ini kita bisa mendapatkan bantuan lagi," kata Irlan di sela-sela pencairan di lingkungan Kecamatan Ciampel.
Dia menjelaskan kucuran dana bantuan hibah dari provinsi tersebut diantranya anggaran sebesar Rp2.500.000 untuk pokjanal posyandu kecamatan, Rp1 juta untuk pokjanal di masing-masing desa dengan total Rp7 juta, serta Rp1.750.000 untuk seluruh kader posyandu dengan memiliki kader sebanyak 43 yang mendapatkan dana pencaiaran. "Yang jadi masalah kali ini untuk jumlah kader posyandu sebenarnya ada 47 cuman yang mendapatkan bantuan hibah ada 43, jadi 4 kader posyandu tidak bisa mendapatkan bantuan," jelasnya.
Untuk menghindari kecemburuan, dirinya menyarankan kepada setiap kader posyandu untuk bisa menyisihkan uang bagi kader yang tidak mendapatkan bantuan diantaranya kader posyandu di Desa Kutanetgara, Mulyasejati, Parungmulya dan Tegallega. "Ini sifatnya bukan pemotongan ya, jadi menyisihkan aja biar semua bisa mendapatkan bantuan, seikhlasnya aja," akunya.
Sebelumnya kata dia, dana hibah tersebut terakhir hanya bisa dinikmati pada tahun 2013 lalu, dan baru tahun ini dana bantuan bisa dirasakan lagi oleh setiap kader posyandu melalui pengajuan sebelumnya. Syarat untuk mendapatkan bantuan hibah tersebut harus memiliki badan hukum, itu yang membuat sejumlah posyandu merasa kesulitan untuk mendapatkan bantuan. Untungnya kata dia, kini dana itu bisa dilakukan dengan melalui rekomendasi desa, kecamatan dan kabupaten. "Uang yang dibagikan bisa diambil langsung melalui rekening posyandu," tuturnya.
Dia berharap, ke depan bantuan dana hibah dari provinsi Jawa Barat bisa terus berkelanjutan dan berjalan setiap tahunnya. Karena bagimanapun dengan adanya bantuan dana hibah bisa membantu para kader dan motivasi dalam menjalnkan kegiatannya sehari-sehari. "Kita sih berharap selain bisa mendapatkan bantuan setiap tahunnya, 4 kader posyandu juga bisa mendapatkan bantuan di tahun depan," harapnya.
Sementara pendamping kader posyandu desa, Saeful mengatakan, agar adanya pemerataan terkait kucuran dana hibah yang diturunkan langsung oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui pengajuan bisa dilakukan dengan sebaik mungikin dalam penggunaanya anggaranya. Jangan sampai kata dia, dana yang diturunkan tidak sesuai dengan yang sudah dilaporkan di suart pertanggungjawaban nanti. "Untuk penggunaan anggaran juga nanti disertakan SPJ masing-masing kader posyandu, jadi tidak boleh asal penggunaannya," pesannya.(yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template