133 Kades Takut Tes Urine - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 133 Kades Takut Tes Urine

133 Kades Takut Tes Urine

Written By Angga Praditya on Sabtu, 02 Desember 2017 | 19.00.00

KARAWANG, RAKA - Dari target 297 kepala desa yang mengikuti tes urine, Kamis (30/11) di Aula Husni Hamid, ternyata hanya diikuti 164 kepala desa. Karenanya Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) berencana melaksanakan tes urine secara berkelanjutan.
Kepala Desa LabanJaya Kecamatan Pedes, Munjid Faisal kepada Radar Karawang, usai mengambil urinenya mengatakan tes urine itu penting dilakukan untuk memastikan kinerja sehat pemerintah desa. Biar bagaimana kesehatan desa harus diawali dari kadesnya yang sehat. "Ini sangat perlu untuk dilakukan secara terus menerus, ini bagus dilakukan demi kemajuan desa," ungkapnya.
Kepala BNNK Karawang AKBP M.Julian menyampaikan sebelumnya juga dilakukan tes urine terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN). Pihkanya jauh-jauh hari merencanakan tes urine juga terhadap para kepada desa sekabupaten Karawang. "Dasar laporan adanya oknum kades yang menyalahgunakan narkoba, makannya kita di BNNK Karawang bekerjasama dengan BPMPD upaya dalam pencegahan kades agar tidak menggunakan narkoba dan obat-obatan terlarang," ungkapnya.
Julian menambahkan, jika pun kedapatan kades yang positif, pihaknya tidak akan langsung melakukan tindakan terhadap oknum tersebut, melainkan melakukan rapitasi tes urine susulan terhadap pelaku. Jika hasilnya positif kita akan laporkan temuan itu kepada yang berwenang karena soal hukuman atau sanksi administrasi bukan di kita.
Sementra itu, Kepala DPMPD Karawang, Ade Sudiana menyampaikan, dari hasil yang telah dilakukannya secara maksimal, ternyata harus membuatnya lebih ektra lagi dalam memberdayakan kepala Desa agar terhindar dari penyalah gunaan obat obatan terlarang. "Pemerintah daerah (Pemda) itu sudah menganggarkan dari Dinkes jadi untuk PNS dan kepala Desa, dari 297 ada 164 yang hadir yang belum 133 nanti akan nyusul," ungkapnya.
Kata Ade pihaknya akan melihat dulu hasil tes yang dilaksnakan oleh BNNK dimana saat itu belum ada hasil yang bisa di kemukankan. "Sampai saat ini belum ada hasil," katanya.
Disinggung mengenai Kepala Desa pinanyungan yang menggunakan sabu, Ade mengatakan jika kasus itu masih dalam proses penyelidikan kepolisian, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan. "Kasusnya masih dalam penyidikan. Saat ini belum ada konfirmasi belum ada tembuasan dari kepolisian," ungkap Ade. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template