11 Calon Pengantin Menikah Masal - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 11 Calon Pengantin Menikah Masal

11 Calon Pengantin Menikah Masal

Written By Admin Raka on Jumat, 22 Desember 2017 | 18.00.00

TEGALWARU, RAKA - Sebanyak 11 calon pengantin baru di lingkungan Kecamatan Tegalwaru mengikuti sosialisasi kursus calon pengantin (Suscatin). Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Urusan Agama dihadiri tokoh masyarakat dan calon pengantin.
"Untuk menekan angka perceraian, mewajibkan pasangan calon suami istri untuk mengikuti kursus calon pengantin (suscatin)," hal itu diungkapkan Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Tegalwaru H. Ade Abdullah Rifai.SH.I, kepada Radar Karawang, Kamis (21/12) di sela-sela kegiatan.
Menurut dia, untuk menindaklanjuti semakin tingginya angka perceraian dan kasus KDRT di Indonesia dengan mengikuti suscatin, muda-mudi atau pasangan calon pengantin yang mau melenggang ke jenjang pernikahan akan dibekali materi dasar tentang pengetahuan dan keterampilan tentang kehidupan berumah tangga. "Materi yang diberikan sangat penting bagi calon suami istri untuk menjalani rumah tangga yang bahagia sampai tua. Calon pengantin yang ikut suscatin dan dinyatakan lulus akan diberi sertifikat,” ujarnya.
Suscatin akan dilaksanakan selama 24 jam pelajaran. Materi yang diberikan ada tujuh, yakni tata cara dan prosedur perkawinan (2 jam pelajaran), pengetahuan agama (5 jam), peraturan perundang-undangan di bidang perkawinan dan keluarga (4 jam), kesehatan dan reproduksi (3 jam), manajemen keluarga (3 jam), psikologi perkawinan dan keluarga (2 jam), serta hak dan kewajiban suami istri (5 jam). "Agar calon pengantin benar-benar paham, materi-materi tersebut nantinya akan disampaikan lewat metode ceramah, dialog, simulasi, dan studi kasus," jelasnya.
Sementara, di tempat terpisah calon pengantin, Ikbal (24) Warga Kampung Pasir Camay, Desa Cintawargi menerangkan tujuan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin merupakan iktiar pemerintah melihat tingginya tingkat perceraian yang terjadi. Selain itu diharapkan calon pengantin (catin) bisa membangun keluarga yang mempunyai pondasi kokoh, karena banyak pasangan Catin yang belum tahu cara mengelola keluarga.
"Adapun materi wajib dari bimbingan perkawinan yang saya dapatkan ada delapan perkara. Yaitu membangun landasan keluarga sakinah, merencanakan perkawinan yang kokoh menuju keluarga sakinah, dinamika perkawinan, kebutuhan keluarga, kesehatan keluarga, membangun generasi yang berkualitas, ketahanan keluarga dalam menghadapi tantangan kekinian dan mengenali dan menggunakan hukum untuk melindungi perkawinan keluarga, jadi setelah ikuti hal tersebut membuat saya yakin bisa jalankan rumahtangga kelak," pungkasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template