Zainal- Lutfi Pasangan Jalur Independen - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Zainal- Lutfi Pasangan Jalur Independen

Zainal- Lutfi Pasangan Jalur Independen

Written By Angga Praditya on Senin, 13 November 2017 | 15.00.00

PURWAKARTA,RAKA - Sebanyak 51 alim ulama dari 17 kecamatan di Kabupaten Purwakarta, menggelar konvensi untuk menentukan kandidat calon Wakil Bupati Purwakarta, untuk mendampingi Zainal Arifin yang maju dari jalur perseorangan pada Pilkada Purwakarta 2018. Mereka berkumpul di Pondok Pesantren Al Islam, Jalan Ahmad Yani, Purwakarta, untuk menggodok sejumlah nama, akhir pekan lalu.
Dalam finalisasi konvensi tersebut, akhirnya diputuskan nama Luthfi Bamala untuk mendampingi Zaenal Arifin sebagai pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Purwakarta 2018 melalui jalur independen. Dalam konvensi yang digelar sejak pukul 16.00 WIB dan berakhir pada pukul 19.00 WIB, itu, Luthfi Bamala menjadi pilihan utama dan mengungguli tiga kandidat calon wakil bupati lainnya, seperti mantan Ketua DPRD Purwakarta Ucok Ujang Wardi, M Khudri, dan Tatang Muhyidin. Setelah penentuan pasangan ini, tim pemenangan pun menyiapkan agenda deklarasi yang rencananya bakal digelar sebelum mendaftar di KPU pada 25 November 2017. "Sebenarnya tidak mudah untuk menentukan calon pendamping saya. Perlu penyamaan persepsi dan pemahaman dengan para alim ulama di Purwakarta. Pasangan dalam pilkada bukanlah saling menguatkan, melainkan saling melengkapi. Kondisi seperti itu yang terjadi antara saya dengan Kang Luthfi, sama-sama saling melengkapi," ungkap Zainal, kepada awak media.
Dia mengklaim, jumlah dukungan yang sudah dikantonginya sebanyak 70.000 fotokopi KTP, namun 10.000 di antaranya masih perlu diolah secara akurat. Meskipun demikian, jumlah dukungan 60.000 fotokopi KTP pun sudah mencukupi untuk daftar ke KPU.
Sementara itu, di antara semua kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta, baru pasangan Zainal-Luthfi yang sudah memastikan berduet melalui jalur perseorangan. Sedangkan kandidat lain hingga saat ini belum ada kepastian akan diusung atau tidak oleh partai politik. Hal itu terjadi karena di internal partai politik masih harus menunggu restu DPP dan kepastian koalisi. Selain itu, kontestasi dan koalisi Pilgub Jabar pun ikut mempengaruhi penentuan kandidat setiap parpol. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template