Usulan Kenaikan Upah 15 Persen - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Usulan Kenaikan Upah 15 Persen

Usulan Kenaikan Upah 15 Persen

Written By Mang Raka on Sabtu, 04 November 2017 | 13.00.00

PURWAKARTA,RAKA - Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC SPSI) Kabupaten Purwakarta mengusulkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2018 sebesar 15 persen dari tahun ini, yaitu sebesar Rp 3,1 juta. Meski begitu, SPSI sudah bisa memprediksi, kenaikan UMK 2018 paling tinggi di kisaran Rp3.445.617 atau terjadi kenaikan sebesar 8,71 persen.
"Bagi kami tidak ada persoalan kalau pun naiknya hanya sebesar itu. Namun dalam pembahasan di DPK kali ini yang paling disoroti SPSI adalah unstuck masa kerja di atas satu tahun sebagai struktur skala upah. Kan UMK itu bagi pekerja yang masa kerjanya di bawah satu tahun," ujar Ketua DPC SPSI Purwakarta Agus Gunawan, Jumat (3/11).
Fokus SPSI seperti struktur skala upah sudah ditetapkan per 23 Oktober 2017 lalu. Menurutnya, struktur skala upah ini yang akan terus dinegosiasikan. Selain itu, yang menjadi perhatiannya adalah Upah Minimum Sektoral (UMSK). Persoalan UMSK ini jarang mendapat sorotan, karena terjadi kenaikan satu rupiah pun tidak akan melanggar peraturan. Baginya persoalan ini akan terus dibahas dan dinegosiasikan hingga batas akhir pada Maret 2018 mendatang.
Agus menjelaskan, pembahasannya akan terus dikebut. Sebab, targetnya 10 November 2017 ini sudah harus disampaikan ke Gubernur Jawa Barat. "Dalam pekan ini akan dilakukan beberapa pembahasan, sehingga muncul angka UMK yang disepakati secara bersama-sama," ujarnya.
Dirinya berharap, hasil pembahasan DPK soal UMK 2018 bisa diterima semua pihak. Termasuk dapat mewakili aspirasi di bawah serta meningkatkan kesejahteraan.
Sementara Wakil Bupati Purwakarta Dadan Koswara meminta, agar pembahasan UMK Purwakarta 2018 dapat berjalan aman dan lancar. Lebih penting lagi kenaikan upah dirumuskan berdasarkan rasionalitas serta mensinergiskan antara kepentingan buruh dengan pengusaha. Dari pihak pemerintah hanya menginginkan, agar semua kepentingan dalam pembahasan UMK ini dapat terwakili, sehingga tidak menimbulkan gejolak. "Kita akan terus memantau setiap perkembangan pembahasan UMK," pungkasnya. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template