Uang Dana Desa dan Raskin Dirampok - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Uang Dana Desa dan Raskin Dirampok

Uang Dana Desa dan Raskin Dirampok

Written By Angga Praditya on Rabu, 22 November 2017 | 11.30.00

-Sehari Dua Kasus

PURWAKARTA,RAKA - Sehari dua kali terjadi perampokan dengan modus gembosi ban mobil. Korbannya adalah perangkat desa yang baru keluar dari Bank BJB usai mengambil uang. Kejadian pertama menimpa Kades Cibodas, Selasa (21/11), kerugian mencapai Rp 150 juta. Sore harinya, kejadian serupa terjadi lagi, kali ini korbannya adalah aparat Desa Kertasari, Kecamatan Bojong. Uang raskin sebesar Rp 15 juta berhasil dibawa rampok.
Dengan modus mengembosi ban kendaraan, tiga perampok berhasil menggasak uang Dana Desa (DD) dan Penghasilan Tetap (Siltap) Desa Cibodas, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, sebesar Rp 150 juta. Peristiwa tersebut terjadi saat Kades Cibodas Zainal Abidin tengah dalam perjalanan pulang sehabis mencairkan DD dan siltap dari Bank BJB Purwakarta. Selasa (21/11).
Perampokan tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, berawal ketika Zainal yang mengendarai sedan B 1559 YH sendirian pulang dari Bank BJB Purwakarta. Ketika di perjalanan, terasa ban belakang bocor, sehingga dirinya terpaksa menepi ke sebuah tambal ban di daerah Cikopak, Kecamatan Babakan Cikao. Ketika itu ban belakang sebelah kiri bisa diperbaiki, dia melanjutkan perjalanan ke Desa Cibodas.
Belum sampai di tujuan, ada 3 pelaku menggunakan 2 sepeda motor menunjukan kembali bahwa ban kendaraanya itu kempes. Sehingga untuk yang kedua kalinya menepi ke kiri di salah satu tambal ban di daerah Dangdeur, Kecamatan Bungursari. Kades pun kembali turun dan menghampiri tukang tambal ban, Sawita (57). Sebelum turun, uang dalam tas dipindah ke jok belakang.
Ketika korban sedang memerhatikan tukang tambal ban yang membuka baut roda belakang sebelah kiri, tiba-tiba saja dari arah berlawanan datang pengendara sepeda motor yang berboncengan dan langsung membuka pintu belakang dan membawa kabur tas berisi uang DD dan siltap itu. Peristiwa itu berlangsung sangat cepat, korban pun hanya bisa teriak maling tanpa dapat mengejarnya. "Pelakunya dua orang menggunakan sepeda motor. Mereka tak menggunakan helm dan saya bisa mengenali wajah mereka. Kalau perawakan pelaku sih agak kurus dan ada rambut ikal," ungkap Zainal.
Kades mengatakan, para pelaku kabur ke arah Wanakerta melalui jalan arteri Bungursari. Setelah dia berteriak maling, sejumlah warga pun menghampiri korban untuk menanyakan peristiwa yang baru saja terjadi. Namun sayang, rencana warga mengejar urung dilakukan karena pelaku sudah menghilang.
Sementara, Kapolsek Bungursari Purwakarta, Kompol Syarif Hidayat membenarkan adanya aksi perampokan yang membawa kabur dana DD dan siltap Desa Cibodas Purwakarta sekitar 150 juta namun pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut, karena Kades Cibodas Zaenal Abidin masih diperiksa di Mapolsek Bungursari Purwakarta, "Namun pelaku diperkirakan berjumlah 3 orang, adalah pelaku lama yang sering beraksi dengan modus menggembosi ban kendaraan,'' ujar Kapolsek.
Dengan modus yang sama, sore harinya perampokan terjadi lagi. Kejadian terjadi ketika bendahara Desa Kertasari, Kecamatan Bojong mengambil uang angggaran desa di bank BJB dengan menggunakan kendaraan Xenia dengan nomor polisi D1231VBC. Kemudian dalam perjalanan pulang tepatnya di Kampung Cilampahan, RT05, RW2, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, ban mobil gembos bagian belakang kiri lalu berhenti, dan sang sopir keluar dari mobil setelah itu pelaku mengambil tas yang berisikan uang di dalam mobil saat itu pintu mobil tidak terkunci pelaku di duga 2 orang dengan mengunakan sepeda motor langsung pergi. Kasus perampokan tersebut kini tengah dalam penanganan Polsek Sukatani. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template