Truk Semen Nyaris Seruduk Rumah Warga - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Truk Semen Nyaris Seruduk Rumah Warga

Truk Semen Nyaris Seruduk Rumah Warga

Written By Angga Praditya on Kamis, 23 November 2017 | 16.30.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Truk muatan semen nyaris menyeruduk rumah warga di Kampung Pasir Kaligandu, Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Data lapangan yang dihimpun Radar Karawang, Rabu (22/11), peristiwa terjadi akibat rem truk tidak berfungsi. Truk Z 9075 MC yang dikendari Bambang (54) warga Tasikmalaya dalam perjalan dari pabriknya menuju Tasikmalaya. Saat itu truk mengangkut penuh ratusan sak semen dan melintasi Jalan Badami Loji. Namun persis di Tanjakan Pasir Nyongcot, Kampung Pasir Kaligandu, Desa Wanajaya rem truk mengalami kerusakan.
Kerusakan itu sempat diperbaiki Bambang (54) sopir truk tersebut sebelum truk itu bisa kembali melanjutkan perjalanan. Tapi, selang beberapa menit akibat ban depan tidak diganjal penahan, truk bergerak ke arah depan. Sialnya kondisi jalanan ketika itu menurun sehingga gerakan truk pun lumayan cepat. Warga yang menyaksikan truk bergerak tanpa sopir itu sempat dilanda kepanikan.
Untungnya ketika itu lalulintas dalam keadaan sepi dan dari arah berlawanan pun tidak ada kendaraan yang melintas. Namun peristiwa berlangsung begitu cepat. Tahu-tahu saja truk sudah akan menyeruduk rumah warga yang berada persis di pinggir jalan. "Truknya langsung nyelonong ke rumah saya. Beruntung di depan rumah ada pohon johar, sehingga truk tidak sampai masuk ke dalam rumah," terang H. Rusdi (42) yang mengaku saat kejadian dirinya sedang berada di materialnya disamping rumahnya.
Secara terpisah sopir truk Bambang ketika dikonfirmasi mengakui keteledorannya karena lupa mengganjal ban depan saat membetulkan rem truk. Padahal mengganjal ban truk saat kendaraan berhenti merupakan standar tindakan yang harus dilakukan sopir truk ketika menghentikan truknya. Apalagi dalam waktu yang tidak sebentar.
Kendati demikian Bambang menolak ketika dituding dirinya mengantuk ketika mengendarai truk sehingga lupa mengganjal ban depan saat membenarkan rem. "Saya tidak ngantuk dan semua awalnya normal-normal saja. Saya sendiri kaget, kok kenek saya tidak mengganjal ban depan. Tadinya, sebelum melakukan perbaikan saya pikir kenek saya sudah mengganjal ban depan tapi ternyata belum. Ya, kita hanya pasrah saja. Saya hanya menjalankan tugas sebagai pengemudi, nanti mungkin atasan saya yang akan bertemu dengan pemilik rumah," terangnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template