Trotoar Dijebol, Drainase di Johar Hilang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Trotoar Dijebol, Drainase di Johar Hilang

Trotoar Dijebol, Drainase di Johar Hilang

Written By Angga Praditya on Kamis, 16 November 2017 | 17.00.00

KARAWANG, RAKA - Supaya air tidak tergenang trotoar pun terpaksa dijebol. Hal itu dilakukan untuk mendapatkan lubang drainase sehingga air bisa terbuang ke saluran air.
Aksi jebol trotoar itu terjadi di depan areal pertokoan Johar, disamping Pasar Johar, Jalan Tuparev itu duga pekerjaan proyek yang tidak rampung, sehingga meninggalkan lubang besar langsung ke saluran air (drainase). "Mestinya perbaikan drainase itu segera dirampungkan, seperti di Jalan Kertabumi itu, kan sudah selesai sehingga tidak membahayakan," tandas Lurah Karawang Wetan Dedi Suparti, Rabu (15/11).
Dikatakan Dedi, upaya meminta perbaikan drainase itu sudah dilakukannya dalam tiga terakhir. Namun sampai sekarang belum juga terealisasi. Padahal kondisi drainase tersebut sudah parah. Bahkan nyaris menghilang karena tertutup trotoar. Sudah itu, kondisinya semakin diperparah setelah lubang drainasenya ikut menghilang, sehingga terguyur hujan sedikit saja air pun langsung menggenang. "Usulan supaya diperbaiki sudah tiga kali kita ajukan di setiap musrembang kelurahan. Itu dari tahun 2014 namun sampai saat ini tidak ada realisasinya," ucapnya.
Menurut Dedi perbaikan drainase di Jalan Tuparev Johar saat ini amat mendesak. Terlebih memasuki musim hujan sekarang ini. Sehingga kejadian genangan air di badan Jalan Tuparev Johar tidak harus terjadi tahun ini. "Jalan itu sekarang tampak seperti tidak ada drainasenya dari depan Pasar Johar hingga perbatasan Kelurahan Karawang Wetan sampai Palumbonsari. Padahal sebelumnya ada meski sekarang sudah tidak aktif," ujarnya.
Dedi berharap dinas terkait bisa segera mungkin melakukan perbaikan dimana pihaknya mengkhawatirkan dengan banyaknya genangan air di beberapa titik wilayahnya tersebut akan menimbulkan kerugian seperti halnya kerusakan jalan yang seqwaktu waktu saat dilintasi kendaraan menjadikan berlubang. "Saat ini akibat tidak adanya saluran air semua limpasan air masuk kepemukiman warga," pesannya.
Wilayah Kelurahan Karawang Wetan, sebut Dedi merupakan lokasi stategis di kecamatan Karawang Timur. Tetapi saya, sarana dan prasarana pendukung pembangunannya minim sehingga selalu dikeluhkan masyarakat. "Bukan hanya drainase menghilang, tetapi tidak sedikit juga mengalami pendangkalan sehingga perlu perbaikan," tandas Dedi. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template