Trantib Sebar Petugas Amati TPS Liar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Trantib Sebar Petugas Amati TPS Liar

Trantib Sebar Petugas Amati TPS Liar

Written By Angga Praditya on Senin, 13 November 2017 | 13.30.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Larangan saja belum cukup tanpa disertai tindakan. Apalagi hanya ucapan untuk memberikan sanksi, tidak mempan. Untuk itu, perlu petugas untuk melaksanakan operasi tangan tangan (OTT) oknum-oknum yang membuang sampah dipinggir jalan.
Hal itu tidak dipungkiri tokoh masyarakat Kampung Kereteg, Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Jejen (46). Menurut dia perlu tindakan untuk memastikan tidak ada lagi warga buang sampah dipinggir jalan. "Kami tidak bisa banyak bertindak, karena pertama bukan lahan kami dan ke dua mereka membuang sampah kadang tidak tentu waktu. Sebenarnya Pemerintah Kecamatan Telukjambe Barat sudah memberi ultimatum kepada pembuang sampah liar akan dikenakan sanksi, tapi masih saja ada yang bandel," ungkap Jejen, Senin (13/11).
Jejen mempertegas kalau timbunan sampah di bahu jalan utama Badami Loji persisnya di perlintasan Desa Wanakerta saat ini dikeluhkan warga setempat. sampah itu bukan saja menebarkan bau busuk tetapi lebih parah banyak lalat hijau yang berterbangan dari lokasi pembuangan sampah itu. Warga khawatir jika tidak segera dibersihkan lalat yang terkadang terbang sampah rumah warga itu akan menjadi sumber penyakit.
Sementara Pipin (34) warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi pembuangan sampah mengutuk warga yang seenaknya membuang sampah dilokasi. Sehingga menciptakan ancaman penyakit bagi warga sekitar lokasi pembuangan sampah. Kendati demikian Pipin mengingatkan agar perihal timbunan sampah berbau busuk itu segera dimusyawarakan secepatnya. Sehingga keberadaan sampah-sampah itu tidak terlanjur menebarkan penyakit di lingkungan pemukiman warga. "Harus segera dimusyawarakan, dicari solusinya dan yang terpenting sampah ini mesti segera dibersihkan," tuturnya.
Pipin sendiri tidak memungkiri jika saat ini pemerintah sudah kelimpungan menangani persoalan sampah. Jangankan membuatkan tempat pembuangan sampah resmi memberikan truk pengangkut sampah saja kesulitan. "Memang sudah seharusnya setiap desa memiliki tempat pembuangan sampah akhir agar tidak lagi buang sampah sembarangan tempat. Seperti yang kini terjadi, malah menebar bau busuk dan mengundang datangnya penyakit," tandasnya.
Kasie Trantib Kecamatan Telukjambe Barat Bambang Heryawan ketika dikonfirmasi terkait pencegahan dan optimalisasi agar warga tidak buang sampah di bahu jalan mengaku sudah dilakukan. Bahkan saat ini pihaknya sudah menugaskan aparatur desa untuk memata-matai.
Sementara, berdasarkan pantauan Radar Karawang di lokasi, tempat pembuangan sampah liar itu berada di tanah warga. Memang menebar ke bahu jalan tetapi berserakan hingga radius belasan meter. Tumpukan sampah terdiri dari sampah rumah tangga dan rongsokan dan menumpuk hingga mencapai tinggi lutut orang dewasa. Sampah tersebut diduga sengaja dibuang oleh warga yang kebingungan harus membuang sampah ke mana, karena tidak ada tempat pembuangan sampah yang tersedia. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template