Tes Urin Bikin Kaget PNS Karawang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tes Urin Bikin Kaget PNS Karawang

Tes Urin Bikin Kaget PNS Karawang

Written By Angga Praditya on Kamis, 16 November 2017 | 16.30.00

KARAWANG, RAKA - Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Karawang merasa tertipu. Niatnya semula untuk mengikuti pembinaan yang dilakukan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di Aula Husni Hamid. Tetapi yang terjadi justru diluar dugaan. Sebanyak 1096 pegawai pemerintah itu malah harus menjalani tes urin, Rabu (15/11).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Asep Aang Rahmatullah, dikonfirmasi perihal itu mengatakan tujuan utamanya memang pembinaan tetapi diselingi dengan tes urin. "Kegiatan ini cuma sehari dan kita melibatkan seluruh ASN. Tetapi memang, awalnya pembinaan pegawai tetapi dibarengi dengan tes urin," ujarnya kepada Radar Karawang.
Melalui tes itu, sebut Asep, dia berharap pegawai diseluruh lapisan perangkat daerah, baik di tingkat dinas, kecamatan dan struktur-struktur dibawahnya bersih. Kegiatan itu sendiri dilakukan secara bertahap. Untuk tahap awal dilakukan pagi hari terhadap ASN yang kerjanya berada diluar pelayanan. Sedangkan yang kerjanya di dinas-dinas sepeti Disdukcatpil dan kecamatan yang melakukan pelayanan justru yang mendapatkan pembinaan sekitar pukul 13.00 WIB usai istrihat. "Kita akan lihat hasil tes urine nanti jika ditemukan indikasi positif menggunakan narkoba kita akan tindak sesuai PP 53 tahun 2010 tentang disiplin ASN," ucapnya.
Berkaitan dengan ASN yang tidak melakukan tes urine, Asep memastikan jika yang absen pada hari ini (kemarin) akan mengikuti tes langsung ke kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten Karawang. "Yang tidak hadir saat ini, kita arahkan langsung ke BNNK. Sedang sanksi sesuai aturan ASN hukumannya ada sanksi ringan, sedang dan berat hingga pemberhentian," tuturnya.
Disinggung mengenai kegiatan yang dilakukannya kata Asep kegiatan itu program pertama yang dilakukan pemerintahan daerah di Jawabarat agar menjadikan pegawai bisa bersih dan sehat. "Kegiatan ini menggunakan APBD dengan mengeluarkan krocek 100 juta menngunakan anggaran perubahan," utasnya.
Sementara itu Sekretris Dinas Perhubungan (Sekdishub) Nunu Nugraha menyampaikan, jika kegiatan yang mengejutkan tersebut perlu untuk dilakukan secara berkelanjutan agar abdi negara bisa terbebas dari narkoba, hingga akhirnya bersih dari barang haram tersebut. "Kegiatan ini sangat bagus untuk dilaksanakan terhadap abdi negara," katanya.
Seperti juga keinginan bupati agar semua ASN bersih, kata Nunu, salah satu poin pentingnya adalah pembinaan kinerja agar menjadikan disiplinnya seluruh aparatur negara bisa bersih dan berwibawa saat melakukan tugas sesuai dengan aturan pp 53 tahun 2010 dan pp 11 tahun 2017 mengenai kinerja PNS. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template