Tanah Galian Jembatan Purwasari Penyebab Kecelakaan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tanah Galian Jembatan Purwasari Penyebab Kecelakaan

Tanah Galian Jembatan Purwasari Penyebab Kecelakaan

Written By Angga Praditya on Rabu, 15 November 2017 | 11.00.00

PURWASARI, RAKA - Tanah galian pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Purwasari dan Desa Sukasari di Kecamatan Purwasari banyak dikeluihkan masyarakat. Pasalnya menjelang musim hujan, tanah galian untuk pembangunan jembatan tersebut kerap menggangu arus lalulintas pengendara yang melintasi jalan tersebut.
Ahmad Jaelani (37), warga Dusun Warungkebon Desa Purwasari pemilik warung kopi di seberang jalan ini mengaku, hampir setiap turun hujan jalan di sepanjang pembangunan jembatan tersebut banyak dilumuri oleh tanah yang berasal dari pembangunan jembatan. Akibatnya banyak para pengendara atau masyarakat yang melintas jalan tersebut kerap mengalami kecelakaan karena licin. "Kalau tanahnya kehujanan otomatis ke jalan dan mandet, licin kalau lewat sana," akaunya.
Dirinya sendiri tidak meminta pembangunan tersebut untuk diberhentikan, namun alangkah baiknya jika selama musim hujan pembangunan jembatan yang banyak melakukan galian tanah tersebut dipindah terlebih dahulu tanahnya ketitik lain. Agar tidak menggangu arus lalu lintas yang banyak dilalui oleh masyarakat tersebut. "Kalau bisa mah tanahnya disimpan dulu dimana, jangan sampai bertaburan ke samping jalan," pesannya.
Hal serupa juga disampikan oleh Entin (25), salah satu karyawan perusahaan swasta di Karawang ini mengatakan, setiap hujan jalan yang dilaluinya setiap hari itu selalu menyusahkan para pengendara yang melintas. Bahaya kecelakaan bisa saja terjadi sebab menurutnya hampir sepanjang jalan dekat lokasi pembangunan jembatan dipenuhi oleh tanah galian. "Iya kalau hujan pasti jemblog," ucapnya saat ditanya Radar Karawang di warung dekat lokasi usai pulang kerja.
Sementara salah satu anggota Satpol PP Kecamatan Purwasari, Darim mengaku bahwa sampai saat ini belum ada itikad baik dari para petanggungjawab pembangunan jembatan di lokasi jembatan tersebut. Karena meski banyak aduan yang dilontarkan oleh masyarakat, tapi pihak pemborong tidak menggubrisnya. "Iya kalau aduan mah banyak, cuman pas ditanya ke para pekerja juga hanya menjalankan tugas aja, saya sudah minta tanahnya kalau bisa dibuang," terangnya.(yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template