Sukwan Perawat Digaji Rp 500 Ribu - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sukwan Perawat Digaji Rp 500 Ribu

Sukwan Perawat Digaji Rp 500 Ribu

Written By Angga Praditya on Senin, 27 November 2017 | 12.00.00

Status Tidak Jelas

KARAWANG, RAKA - Entah apa yang ada di benak pemangku kebijakan pemerintah pusat hingga daerah. Profesi-profesi yang seharusnya dihormati dan diberi penghidupan yang layak ternyata jauh panggang dari api. Selain guru honorer, kehidupan miris juga dialami para perawat sukarelawan di Kabupaten Karawang.
Bayangkan saja, perawat yang kesehariannya menolong nyawa manusia, hanya diberi upah Rp 500 ribu per bulan. Hal itulah yang akhirnya membuat mereka meradang lalu menuntut kepada Pemerintah Kabupaten Karawang, agar memperhatikan nasib mereka.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Karawang Endang Sodikin mengatakan, salah satu cara agar status dan kesejahteraan para perawat itu berubah, puskesmas di Kabupaten Karawang harus menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). "Secara otomatis, status dan gaji perawat sukwan itu akan berubah. Karena surat keputusannya akan dibuat oleh masing-masing kepala puskesmas," ungkapnya kepada Radar Karawang.
Ia melanjutkan, BLUD akan merubah mekanisme pembayaran gaji, karena sukwan tergolong pegawai kesehatan non PNS. Sehingga ketika puskesmas-puskesmas menjadi BLUD, akan ada perubahan kesejahteraan bagi para pegawai honorer dan sukwan kesehatan tersebut.
"Lain halnya apabila BLUD belum bisa dijalankan pada Januari 2018, maka mereka hanya akan mendapatkan uang jaga Rp 500 ribu per bulan," ujarnya.
Endang juga berjaji Komisi D akan terus memperjuangkan nasib para perawat, karena sukwan tersebut sudah lama mengeluh. Apalagi adanya Permenkes Nomor 21 tahun 2016, meredupkan semangat mereka karena tidak ada ruang kesejahteraan buat sukwan. "Sekda selaku ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah berjanji saat rapat forum badan anggaran, setelah dibentuk BLUD, dana kapitasi bisa dijadikan jasa pelayanan bagi seluruh karyawan puskesmas tanpa melihat PNS, sukwan atau honorer," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang dr Yuska Yasin sempat mengatakan, pihaknya akan mengabulkan tuntutan para sukwan tersebut. "Iya pada tahun anggaran murni APBD 2018, dengan ketentuan jika puskesmas-puskesmas di Kabupaten Karawang sudah beralih kewenangan menjadi BLUD, yang akan dimulai pada bulan Januari 2018 mendatang, kita akan kabulkan," ujarnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template