Siswi SMK Perbankan Indonesia Lestarikan Tari Jaipong - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Siswi SMK Perbankan Indonesia Lestarikan Tari Jaipong

Siswi SMK Perbankan Indonesia Lestarikan Tari Jaipong

Written By Mang Raka on Rabu, 01 November 2017 | 14.43.00

KUTAWALUYA, RAKA- Berawal dari hobi menari, siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Perbankan Indonesia kelas 12 Administrasi Perkantoran 1, Siti Nurendah, kini fokus mempelajari tari jaipong. Ia punya keinginan, agar bisa mempertahankan kesenian tradisional jaipong di bawah tekanan era teknologi saat ini. Mengingat, kesenian tari jaipong merupakan salah satu budaya dan merupakan jati diri bangsa, khususnya Kabupaten Karawang yang dikenal dengan goyang karawangnya.
Menurut Nurendah, tari jaipong merupakan kesenian yang mempunyai gaya khas dan keunikan tersendiri, mulai dari penampilan yang rapi, pakaian sopan, dan gerakan tari yang memggambarkan sisi kewanitaan secara lembut. "Kebetulan saya suka nari itu sejak sekolah dasar, dan sampai saat ini menjadi hobi," katanya, kepada Radar Karawang saat hendak tampil di depan teman-temannya.
Masih kata Nurendah, gerakan tari jaipong tidak kalah keren dengan jenis tarian yang diadopsi dari luar negeri. Justru jaipong memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya tertatik hingga saat ini. Keluesan dan keanggunan seorang wanita terlihat saat menari. Dengan berpakaian kebaya yang dilengkapi selendang membuatnya nyaman ketika menari. "Kalau pakaian sopan seperti ini, lelaki yang ikut menari pun akan lebih memghargai kita senagai penari," ujarnya.
Hal senada dikatakan Sri Rindiyani, siswi SMK Perbankan Indonesia kelas 12 Akuntansi, dirinya berniat untuk mengembangkan tarian jaipong agar tidak padam ditelan zaman. Pasalnya, sudah banyak sekali anak muda yang mengaku gaul dan mengikuti pola hiduo modern tanpa memikirkan dari mana ia berasal. Hingga melupakan jati dirinya sebagai orang Sunda yang kaya akan keaneka ragamam budaya. "Ikuti zaman boleh, tapi tetep mesti inget dari mana kita berasal, jangan sampai melupakan kesenian kita sendiri," terangnya.
Halimah Juliani, siswi SMK Perbankan kelas 10, juga tidak mau ketinggalan. Menurutnya, mumpung masih dalam tahap pembelajaran di lingkungan sekolah, ia tidak mau mensia-siakan kesempatannya untuk terus belajar mengembangkan hobi dan bakatnya sebagai seorang penari. Menurutnya, jika bukan anak muda sebagai penerus, siapa lagi yang bisa meneruskan kesenian tradisonal jaipong ini. "Sudah saatnya anak muda bangga dengan kebudayaannya sendiri," ucapnya.
Apalagi dengan diiringi tepakan kendang yang menjadi ciri khas sekaligus pelengkap tari jaipong. Karena ketika tari jaipong tanpa kendang, ibarat anak muda yang kehilangan jati dirinya. Seperti halnya kebanyak pemuda saat ini yang merasa dirinya telah banyak baergaul, namun gaul dengan pilihan yang salah, seperti narkoba dan yang lainnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template