Sawah Diserang Hama, Petani Disebut Salah Pilih Varietas Padi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sawah Diserang Hama, Petani Disebut Salah Pilih Varietas Padi

Sawah Diserang Hama, Petani Disebut Salah Pilih Varietas Padi

Written By Mang Raka on Jumat, 10 November 2017 | 14.00.00

JAYAKERTA, RAKA- Ratusan hektare sawah di lima kecamatan di wilayah utara Karawang mengalami gagal panen akibat diserang hama wereng batang coklat (WBC). Padahal, sejumlah area pesawahan berada dibelakang kantor Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD) Pertanian Kecamatan Jayakerta.
Dirjen Tanaman Pangan melalui Direktur Perlindungan Tanaman Pangan, Yanuardi, yang datang langsung ke Karawang didampingi Dandim 0604 Karawang, menjelaskan, sebelumnya telah ada sosialisasi kepada para petani untuk menanam padi jenis Inpari 33 dan Inpari 31 yang tahan hama, khususnya untuk musim tanam saat ini. "Petani malah menanam padi Ciherang, ketan dan Muncul, itu kan rentan hama. Ada 13 kecamatan kita akan turun sama-sama untuk mengantisipasi berkembangnya hama wereng ini, kita juga udah minta ke teman-teman Pengendali Organisme Penganggu Tumbuhan (POPT) untuk bekerja sama, mengamati dan melaporkan, agar tidak berkembang," jelasnya, kepada Radar Karawang, Kamis (9/11).
Menurutnya, kalau sampai terlambat melapor dalam waktu satu atau dua hari, padi akan kering karena dihisap sarinya oleh hama wereng tersebut dan padi pun mati. "Ada juga namanya kerdil rumput, nah itu Virus dan sama berbahayanya untuk padi," tegasnya.
Sedangkan untuk para petani, lanjut dia, harus lebih memahami cara membasmi hama. Mulai dari takaran hingga waktu yang tepat dalam membasmi hama. Seharusnya, tanaman padi disemprot dari batang ke bawah, yang justru ini hanya daunnya saja. Sehingga hama wereng tidak mati karena kurang kesentuh obat pembasmi serangga.
Dandim 0604 Karawang Letkol Arm Ayi Yosa Karya winarya
menyarankan, baiknya para petani diwajibkan menjadi peserta asuransi, mengantisipasi apabila terjadi gagal panen. "Akibat puso petani mengalami kerugian tidak sedikit, namun apa bila ikut asuransi minimal dapat meringankan beban saat musim tanam kenbali," pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template