Sampah Dibuang ke Lahan Kosong - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sampah Dibuang ke Lahan Kosong

Sampah Dibuang ke Lahan Kosong

Written By Angga Praditya on Senin, 20 November 2017 | 18.30.00

- Sumbat Saluran Air

RENGASDENGKLOK, RAKA- Buruknya pengelolaan sampah di tingkat dusun, mengakibatkan lahan kosong milik warga yang berada di lingkungan padat penduduk, dijadikan tempat pembuangan sampah. Sehingga drainase disekitarnya tertutup ceceran sampah yang membuat saluran air tersendat. Sampah yang menumpuk bertahun-tahun tersebut tak pelak menimbulkan bau menyengat dan mengundang kumpulan nyamuk yang sangat mengganggu masyarakat.
Menurut Ketua RT Dusun Warudoyong, Widana, tumpukan sampah ini sudah terjadi dari tahun 1990 silam. Dirinya mengaku hampir bosan membersihkan sampah-sampah yang berserakan dan menutupi saluran air disekitarnya. "Capek, sebentar-sebentar harus membersihkan saluran air dan membersihkan sampah yang berserakan, ini sebenarnya tanggung jawab bersama pemilik lahan dan kesadaran masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah di lahan ini," tegas Widana, kepada Radar Karawang, Minggu (19/11), kemarin saat membersihkan drainase bersama warga lainnya.
Diteruskannya Ketua RT yang akrab dipanggil RT Black ini, pemerintah desa diharapkan ambil bagian dalam pengelolaan sampah di daerahnya. Agar masyarakat sadar dan disiplin dalam membuang sampah. "Semata-mata demi kepentingan masyarakat sendiri, dengan sadar dan tidak membuang sampah sembarangan akan dapat mencipatakan lingkungan yang sehat dan bebas banjr," tambahnya.
Dirinya pun berharap kepada pemerintah untuk membenahi keadaan sekitar lahan kosong tersebut, agar saluran air yang ada tidak lagi tertutup oleh sampah yang berceceran dan tidak ada lagi masyarakat yang membuang sampah di lahan kosong tersebut, apalagi para pedagang di pasar suka membuang limbah dagangannya ke lahan tersebut. "Saya sih berharap saluran air ini bagian atasnya ditutup, dan pemilik tanah disarankan untuk memagar lahannya, agar masyarakat tidak lagi membuang sampah di lahan ini, apalagi saat musim penghujan datang ini bisa menimbulkan banjir yang disebabkan oleh terhambatnya saluran air oleh sampah yang berserakan," paparnya.
Sementara itu, Kepala Desa Rengasdengklok Selatan, Darim, mengutarakan, menutup bagian atas saluran air di Dusun Warudoyong Selatan sudah dalam perencanaan, bahkan dirinya pun merespon laporan masyarakat dan berharap kerja sama masyarakat untuk saling mendorong, guna kemajuan dan kenyamanan masyarakat di Warudoyong Selatan. "Memang untuk Warudoyong mah sudah direncanakan, harus menggunakan tutup saluran, kita kerja sama saling membantu dan saling mendorong untuk kemajuan lingkungan kita," tutup Darim. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template