Saluran Tersier Bau Busuk - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Saluran Tersier Bau Busuk

Saluran Tersier Bau Busuk

Written By Angga Praditya on Rabu, 22 November 2017 | 18.30.00

*Warga Kampung Pangasinan Khawatir Jadi Sumber Penyakit

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Setelah terendam banjir pekan lalu kini ancaman penyakit mulai mengintai warga Kampung Pangasinan, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat. Mereka khawatir bau busuk yang menebar dari hamparan sampah di permukaan saluran tersier tidak jauh SDN Karangligar 2 akan menjadi sumber penyakit berbahaya yang menyerang warga.
"Baunya busuk sekali, seperti ada bangkainya. Untungnya warga sekitar sudah membuat pagar agar sampah bisa dibersihkan nanti selepas sungai tidak meluap lagi," tutur Nian (40) warga Kampung Pangasinan, Selasa (21/11). Dia mengaku, jarak rumahnya dengan hamparan sampah itu tidak begitu jauh sehingga bau busuk yang menebar dari lokasi santer tercium dari rumahnya.
Nian tidak tahu hamparan sampah menutupi permukaan saluran sekunder itu berasal dari mana. Namun dia menduga sampah tersebut hasil buangan warga dari luar kampungnya, mesti dia juga tidak menampikk ada warga di kampungnya yang buang sampah ke saluran air. Sampah itu terseret air saat banjir pekan lalu dan tersangkut di pagar-pagar bambu yang dibuat warga. "Selepas banjir nanti warga rencananya gotong royong membersihkan pagar bambu dari sampah yang nempel dipagar," ucap Nian.
Hal sama diungkapkan Supendi (29) pengendara motor asal Desa Karangligar. Dia juga mengeluhkan tumpukan sampah di permukaan saluran tersier dekat SDN Karangligar 2 menebarkan aroma busuk sangat menyengat. Apalagi kalau pagi hari, tambah Supendi bau busuk sampahnya terhirup hingga ke lokasi sekolah dasar SDN Karangligar 2. "Kasihan anak-anak mesti menghirup udara yang tidak sehat. Bukan saja anak-anak, tapi kami juga yang melintas mesti tutup hidung saat melintasi sampah itu. Kalau dibiarkan terlalu lama akan menebarkan juga bakterinya penyakit," tandasnya.
Pekan sebelumnya Kampung Pangasinan, Desa Karangligar direndam banjir akibat meluapnya sungai tersier di kampung tersebut. Banjir itu menyeret sampah-sampah dari tempat-tempat pembuangan sampah yang ada disekitar desa itu. Sampah-sampah inilah kemudian tersangkut dipagar-pagar bambu milik warga yang sengaja dibuat untuk menyaring sampah supaya tidak ikut masuk ke rumah mereka. Kini banjir sudah surut, sebagian warga yang rumahnya sempat terendam mulai membersihkan timbunan lumpur dari dalam rumah. (yfn)







Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template