Rumus DBH Dipertanyakan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Rumus DBH Dipertanyakan

Rumus DBH Dipertanyakan

Written By Angga Praditya on Rabu, 29 November 2017 | 19.00.00

Camat Rawamerta tak Tahu

RAWAMERTA, RAKA- Regulasi Dana Bagi Hasil (DBH) hingga saat ini masih menjadi perbincangan para kepala desa, setelah sebelumnya terjadi di Kecamatan Kutawaluya, saat ini Camat Rawamerta mempertanyakan rumus dan rincian pembagian DBH.
Menanggapi keluhan kepala desa yang mempertanyakan besaran DBH, Camat Rawamerta Dindin Rachmadi, mengaku tidak mengetahui secara pasti soal DBH. Namun, dia hanya mengimbau kepada seluruh masyarat agar masing-masing petugas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di tiap desa bergerak sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing. Agar pencapaian PBB bisa terpenuhi sebaik-baiknya dengan pencapaian hingga 100%. "Saya gak tahu bagaimana cara pembagian DBH, cuma kalau ingin rada gede DBH nya, Yang pasti dari setiap kepala desa harus bisa memenuhi kewajiban untuk membayar pajaknya aja," katanya, setelah minggon kecamatan di aula Kecamatan Rawamerta, Selasa (28/11) kemarin.
Kecamatan Rawamerta yang mayoritas wilayahnya area pertanian, hingga saat ini pencapaian PBB-nya masih di bawah 50%. Kegagalan panen tahun sebelumnya menjadi penyebab minimnya masyarakat yang melaksanakan pembayaran PBB. Mengingat dari daerah itu tidak ada lagi yang bisa di pajak selain area pertanian. Ia mengaku tidak mengetahui cara dan rumusan pembagian DBH yang di gelontorkan untuk tiap-tiap desa. "Saya juga gak faham, coba aja tanyakan ke DPMD. Yang pasti dari setiap kepala desa harus bisa memenuhi kewajiban untuk membayar pajaknya saja. "Kecamatan Rawamerta yang sebagian besar area pertanian tidak mempunyai lagi usaha, yang diambil retribusinya, paling PBB. itu juga kalau masa panennya mendukung," ucapnya.
Imbas dari pertanian ke PBB, bukan hal yang aneh bagi setiap daerah, berbeda dengan daerah perkotaan yang lebih banyak pungutan retribusinya. "Apa yang bisa di andalkan dari kampung selain PBB, apalagi saat ini masa panen yang sedang gagal," paparnya.
Hingga saat ini pun ia terus berupaya agar semua desa bisa melunasi semua pajaknya, pasalnya Kecamatan Rawamerta baru mencapai 30% lebih. Sedangkan dari 11 desa di Kecamatan Rawamerta, hanya Desa Sekarwangi yang sudah melunasi PBB. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template